Berita Surabaya

Urai Kemacetan, Dishub Surabaya Kaji Pengembangan Angkutan Transportasi Air di Sungai Kalimas

Dishub Surabaya berencana untuk mengembangkan angkutan sungai, yang bisa dimanfaatkan sebagai transportasi alternatif masyarakat

Urai Kemacetan, Dishub Surabaya Kaji Pengembangan Angkutan Transportasi Air di Sungai Kalimas
surya/sugiharto
Suasana Sungai Kalimas Surabaya. Sungai Kalimas direncanakan digunakan sebagai alat transportasi air oleh Dishub Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dishub Surabaya berencana untuk mengembangkan angkutan sungai, yang bisa dimanfaatkan sebagai transportasi alternatif masyarakat Surabaya. Dengan adanya angkutan sungai ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di Surabaya.

Kepala Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan saat ini pihaknya sedang mengkaji bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

"Masih kajian, bersama kemitraan ITS. Tahun ini selesai kajian," ujarnya, Kamis (5/9/2019).

Bersamaan dengan pengkajian, kata Irvan, dibahas pula master plan transportasi bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Rute yang dilewati adalah sepanjang Kalimas mulai dari Joyoboyo sampai ujung Surabaya.

Ada lima area yang dapat dikembangkan untuk multimoda, yakni Darmokali, Petekan, Sikatan, Ngagel dan Pasar Besar.

Nantinya, transportasi sungai tidak hanya untuk mengangkut orang saja, tetapi juga barang.

Untuk itu, Dishub tengah memerhatikan dua hal dalam menata transportasi air, yakni kemungkinan dilakukan intermoda dan atau mulimoda, serta jenis angkutan barang atau penumpang.

"Semuanya masih dalam tahap pengkajian, perkiraan Desember selesai," kata Joko, Kepala Bidang Angkutan Dishub Surabaya.

Pihaknya sudah menentukan beberapa sungai yang dapat dilakukan pengembangan.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved