Berita Sidoarjo

Soal Keluhan Pemohon Paspor, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Sebut Hanya Kesalahpahaman

Tatang mengatakan pemohon paspor memberikan keterangan yang berubah-ubah kepada petugas Imigrasi saat sesi wawancara.

Soal Keluhan Pemohon Paspor, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Sebut Hanya Kesalahpahaman
tribunjatim.com/kukuh kurniawan
Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Tatang Suheryadin, saat ditemui TribunJatim.com (grup surya.co.id), Kamis (5/9/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menanggapi keluhan pemohon paspor terkait layanan keimigrasian. Plh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Tatang Suheryadin, mengatakan permasalahan tersebut hanya bentuk kesalahpahaman saja.

Pemohon Paspor Diduga Dapat Intimidasi dari Oknum Pegawai Imigrasi, Kamu Mau Dijual dan Dimutilasi

Tatang mengatakan pemohon paspor memberikan keterangan yang berubah-ubah kepada petugas Imigrasi saat sesi wawancara. Karena hal itu, petugas Imigrasi kemudian melakukan pendalaman dengan pemeriksaan.

"Saat itu pemohon paspor atas nama saudari SDA saat dilakukan wawancara permohonan paspor memberikan keterangan yang berubah-ubah. Petugas kemudian curiga dan langsung melakukan pendalaman dengan pemeriksaan," kata Tatang kepada TribunJatim.com (grup surya.co.id), Kamis (5/9/2019).

Tatang menyatakan pemeriksaan yang dilakukan petugas Imigrasi itu telah sesuai dengan Standar Operasional Procedure (SOP) yang berlaku. Saat dilakukan pemeriksaan itulah, pemohon paspor itu merasa kalimat yang tidak semestinya diucapkan oleh petugas.

"Padahal hal tersebut bukan untuk menakuti-nakuti. Namun, agar pemohon paspor tidak menjadi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di negara lain. Apalagi pemohon paspor merupakan perempuan berusia muda dan baru pertama kali mengurus paspor," paparnya.

Tatang mengungkapkan banyak kasus perempuan muda yang dijanjikan akan dinikahi dan diberi penghidupan yang layak.

"Namun kenyataannya malah ditipu dan justru masuk ke dalam sindikat perdagangan orang. Oleh karena itu, semua pemeriksaan yang kami lakukan semata-mata untuk kebaikan masyarakat juga, khususnya kepada pemohon paspor. Jadi jangan disalahartikan maksud pemeriksaan yang kami lakukan," tandasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved