Berita Bisnis

Produksi Benih Kangkung Nasional Meningkat, Pasar Ekspor Tembus Negara Asia Timur

Negara tujuan ekspornya antara lain China, Taiwan, Malaysia, Timur Leste, Jepang, Philipina, Vietnam, Singapura

Produksi Benih Kangkung Nasional Meningkat, Pasar Ekspor Tembus Negara Asia Timur
pixabay
Ilustrasi benih 

SURYA.co.id - Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menyatakan saat ini produksi benih kangkung telah berkembang pesat di Indonesia.

"Pesatnya perkembangan benih kangkung dapat dilihat dari naiknya permintaan pasar internasional," kata Sukarman, Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian, dalam rilis yang dikirimkannya, Rabu (4/8/2019).

Karena, lebih lanjut Sukarman menjelaskan berdasarkan data Ditjen Hortikultura, izin pengeluaran benih kangkung (SIP) sejak 2016 hingga Agustus 2019 telah mencapai sebanyak 20.467.033 kg biji.

"Untuk negara tujuan ekspornya antara lain China, Taiwan, Malaysia, Timur Leste, Jepang, Philipina, Vietnam, Singapore, Brunai Darussalam dan Thailand," tambahnya

Bahkan saat ini beberapa produsen benih kangkung maupun sayuran yang melakukan ekspor benih kangkung juga sudah cukup banyak.

"Beberapa produsen benih sayuran yang melakukan ekspor benih antara lain dilakukan Agri Makmur Pertiwi, BISI International, East West Seed Indonesia, Gunung Kombeng, Java Karlos, Jhony Jaya Makmur (JJM) Indonesia, Sari Unggul dan Tani Unggul," imbuhnya

UU Hortikultura Dorong Produsen Benih Lebih Produktif

Lebih lanjut Sukarman menambahkan, sejak adanya Undang – Undang Hortikultura yang mendukung industri perbenihan di Indonesia, produsen dalam negeri semakin bergairah dan serius memproduksi benih.

"Peningkatan ekspor benih kangkung atau sayuran pada umumnya merupakan perwujudan semakin berkembangnya industri perbenihan hortikultura di Indonesia," kata Sukarman, Rabu (4/9/2019).

Sukarman juga menjelaskan, meningkatnya permintaan benih sayuran di pasar ekspor dapat memperbesar peluang pasar.

Adanya hal itu, lanjut Sukarman, maka tentu saja dapat berimbas pada kenaikan kesejahteraan petani terutama penangkar benih yang bermitra dengan produsen benih.

Berdasarkan data di Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, hingga kini tercatat tidak kurang 765 produsen benih hortikultura yang aktif memproduksi benih, baik itu buah, sayur, sayuran atau tanaman obat.

"Jumlah tersebut kami perkirakan akan terus bertambah seiring dengan semakin terbukanya pasar benih di luar negeri, di samping permintaan benih di dalam negeri," pungkas Sukarman.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved