Berita Bisnis

Musim Kemarau Panjang, Produksi Tembakau Jawa Timur Diprediksi Meningkat Dibanding Tahun 2018

Musim panas yang panjang bisa meningkatkan kuantitas serta kualitas dari produksi tembakau di Jawa Timur.

Musim Kemarau Panjang, Produksi Tembakau Jawa Timur Diprediksi Meningkat Dibanding Tahun 2018
kontan.co.id
Ilustrasi petani tembakau 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Karyadi optimistis tahun ini produksi tembakau di Jawa Timur akan meningkat dibandingkan tahun lalu.

Hal tersebut karena musim panas yang terjadi cukup panjang sehingga bisa meningkatkan kuantitas serta kualitas dari produksi tembakau di Jawa Timur.

"Dengan adanya musim kemarau yang panjang ini untuk tembakau bagus. Tidak seperti tanaman yang lain, kalau hujan terus tembakau itu justru rusak," ucap Karyadi, Rabu (4/9/2019).

Tahun 2018, Jawa Timur lanjut Karyadi, produksi tembakau Jawa Timur mencapai 130 ribu ton dari 114 ribu hektar lahan.

"Kalau tahun ini bisa sama dengan tahun lalu saja itu sudah bagus," tambah Karyadi.

Hingga bulan Oktober sentra-sentra produksi tembakau di Jawa Timur sudah mulai panen.

"Lahan kita paling banyak di Madura, terus Jember, Bondowoso, Probolinggo, Bojonegoro. Di Jawa timur ada 20 kabupaten/kota yang punya lahan tembakau," lanjutnya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor tembakau Jawa Timur pada rentang waktu Januari-Juli tahun 2019 juga naik sebesar 13.9 persen jika dibandingkan pada rentang waktu Januari-Juli tahun 2018 (y-on-y).

Pada Januari-Juli tahun 2018 nilai FOB ekspor tembakau mencapai 284.25 dolar AS sedangkan Januari-Juli tahun 2019 naik menjadi 324.03 dolar AS. (Sofyan Arif Candra)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved