Berita Tulungagung

Jumlah Fraksi DPRD Tulungagung Periode 2019-2024 Turun, Ini Penyebabnya

jumlah fraksi di DPRD Tulungagung periode 2019-2014 menyusut dari delapan fraksi menjadi tujuh fraksi.

Jumlah Fraksi DPRD Tulungagung Periode 2019-2024 Turun, Ini Penyebabnya
istimewa
Anggota DPRD Tulungagung saat diambil sumpahnya, oleh Ketua PN Tulungagung. Jumlah fraksi di DPRD Tulungagung menyusut dari 8 fraksi jadi 7 fraksi. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - DPRD Tulungagung periode 2019-2024 menggelar rapat paripurna internal, untuk menentukan susunan dan jumlah fraksi, Rabu (4/9/2019). Hasilnya, jumlah fraksi menyusut dari delapan fraksi menjadi tujuh fraksi.

Penyusutan ini karena dampak penurunan perolehan suara partai tertentu. Selain itu, ada proses penggabungan beberapa partai dalam satu fraksi, maupun partai yang ikut fraksi lain.

“Syarat untuk membuat fraksi, harus mempunyai minimal empat kursi,” terang Ketua sementara DPRD Tulungagung, Supriyono

Partai yang otomastis bisa menjadi fraksi murni ada enam partai, yaitu Fraksi PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, PKB, PAN, dan Golkar.

Sementara partai yang kurang dari tiga kursi adalah PBB, PPP, Hanura, Demokrat,PKS dan Nasdem.

Dalam pembentukan fraksi, Partai Hanura dan PPP bergabung menjadi satu fraksi dengan nama Hati Nurani Bersatu.

Sedangkan Partai Demokrat, Nasdem dan PBB bergabung menjadi satu fraksi, dengan nama Fraksi Partai Demokrat, Partai Nasdem dan Partai Bulan Bintang .

Sebelumnya sempat diusulkan, gabungan tiga partai ini menggunakan nama Fraksi Bintang Nasionalis Demokrat.

“Tapi hasil diskusi internal mereka, usulan itu tidak dipakai. Mereka mau masing-masing partai disebut namanya,” sambung Supriyono.

Sedangkan PKS yang mendapatkan tiga kursi, memilih bergabung dengan Gerindra.

Partai Gerindra mendapatkan lima kursi dan punya hak untuk membuat fraksi sendiri.

Karena itu, meski PKS gabung nama fraksinya tetap disebut Fraksi Partai Gerindra.

“Nama PKS tidak muncul, karena mereka ikut ke fraksi yang partai yang murni terbentuk,” papar Supriyono.

Periode sebelumnya, ada tujuh partai yang bisa membentuk fraksi, yaitu PDIP, Gerindra, PKB, Hanura, PAN, Golkar, Demokrat.

Kemudian ditambah satu fraksi partai gabungan PKS, PBB, PPP dan Nasdem, dengan nama Fraksi Semangat Baru.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved