Berita Surabaya

Prediksi BMKG, Hujan Akan Turun di Wilayah Jawa Timur Pada Bulan November

Saat musim pancaroba pada November nanti cuaca akan relatif buruk mulai dari puting beliung, badai dan hujan lebat disertai petir.

Prediksi BMKG, Hujan Akan Turun di Wilayah Jawa Timur Pada Bulan November
SURYAOnline/Sofyan Arif Candra Sakti
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Malang, Aminudin Al Roniri. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Jawa Timur akan terjadi pada bulan Oktober.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Malang, Aminudin Al Roniri mengungkapkan rata-rata daerah di Jawa Timur baru akan turun hujan pada bulan November.

Jika hujan baru turun pada awal bulan November maka daerah yang mengalami kekeringan paling panjang adalah daerah Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, dengan lama waktu tidak turun hujan adalah 144 hari.

Setelah itu diikuti kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang dengan 138 hari lalu Kecamatan Dlangu, Kabupaten Mojokerto 125 hari diikuti daerah lainnya.

"Ada beberapa daerah yang langganan setiap tahun seperti itu (kekeringan). Harusnya Pemda setempat sudah mengambil kebijakan, misalnya sumur bor, embung dan lainnya," ucap Aminudin, Selasa (3/9/2019).

Amin melanjutkan, saat musim pancaroba pada November nanti cuaca akan relatif buruk mulai dari puting beliung, badai dan hujan lebat disertai petir.

"Itu bisa terdeteksi dari kami dan akan dikeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem satu jam sebelum terjadi. Setelah itu akan diupdate setiap jamnya. Bergerak ke mana apakah meluas atau juga sudah hilang," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved