Berita Surabaya

Penyebab Satu Kontainer Kayu Diamankan Polisi saat Keluar dari Depo Pelabuhan Perak Surabaya

Satu kontainer berisi kayu diamankan Unit Pidana Ekonomi Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (2/9/2019) siang.

Penyebab Satu Kontainer Kayu Diamankan Polisi saat Keluar dari Depo Pelabuhan Perak Surabaya
surya.co.id/willy abraham
Polisi memeriksa Kontainer DK 8806 CU berisi kayu akibat masa berlaku dokumennya habis, Selasa (3/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Satu kontainer berisi kayu diamankan Unit Pidana Ekonomi Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (2/9/2019) siang. Kayu tersebut diketahui telah habis masa berlaku dokumennya.

Kontainer bernopol DK 8806 CU itu lansung diberhentikan petugas saat melintas di wilayah Polrestabes Surabaya. Sesaat setelah keluar dari depo Terminal Pelabuhan Tanjung Perak.

Kontainer berwarna merah itu memuat kayu olahan dengan jumlah 17 meter kibik atau 857 batang.

Kanit Pidana Ekonomi, AKP Teguh Setiawan kepada awak media nengatakan, pihaknya mendapati beberapa dokumen yang telah habis masa berlakunya. Sehingga terpaksa melakukan penahanan terhadap truk kontainer beserta kayu tersebut.

Dokumen yang sudah habis masa berlaku itu adalah surat keterangan sah hasil kayu (SKSHK).

Surat itu menunjukkan bahwa masa berlaku antara 5 Agustus 2019 hingga 7 Agustus 2019. Berarti masa berlakunya sudah habis hampir satu bulan. Namun, masih saja dipakai.

"Antisipasinya, dokumen yang sudah mati masih digunakan sebagai pelengkap dokumen jalan yang tentu melanggar aturan," tegasnya, Selasa (3/9/2019).

Pihaknya mengaku akan memeriksa dua pemilik barang. Pertama, koperasi Indoprima. Kedua, CV. Tiga Putri Barito yang berdomisili di Kalimantan.

Pemeriksaan meliputi dokumen yang dibawa termasuk keabsahan dan legalitasnya.

Hingga saat ini, baru supir dan pihak ekspedusi CV. ALG yang sudah diperiksa. Sedangkan pemilik barang, akan dilakukan pemanggilan dalam waktu dekat.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved