Mencicipi Nasi Hotel Kecombrang di Ibis Budget Hotel Surabaya
"Ini ada aroma harumnya. Terus teksturnya saat masuk ke mulut itu crunchy. Seperti makan irisan jahe, cuma nggak se-strong jahe, rasa dan aromanya,"
Penulis: Heftys Suud | Editor: Eben Haezer Panca
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud
SURYA.co.id | SURABAYA - Nasi goreng merupakan menu umum yang mudah ditemui di mana saja di Surabaya.
Namun, apakah Anda pernah mencicipi Nasi Goreng Kecombrang? Apabila belum, menu tersebut bisa dicoba di Waroeng Pati Hotel Ibis Budget Surabaya.
Ronang Wibawa, Chef Hotel Ibis Budget mengatakan, menu nasi goreng kecombrang boleh dibilang unik.
Sebab, kecombrang sendiri merupakan bahan yang tergolong hampir langka. Kecombrang atau yang juga bisa disebut bunga laos itu, kata Ronang, banyak ditemui di Bali dan Pekalongan.
"Kalau di Jawa Timur, di Malang dan Trawas itu juga masih bisa ditemui tanamannya. Cuma nggak banyak," ujar Ronang ditemui di Waroeng Pati, Hotel Ibis Budget Surabaya, Selasa (3/9/2019).
Yuliana, salah satu pengunjung Waroeng Pati, Hotel Ibis Budget Surabaya yang kebetulan memesan menu tersebut memaparkan, rasa Nasi Goreng Kecombrang, berbeda dari nasi goreng biasanya.
"Ini ada aroma harumnya. Terus teksturnya saat masuk ke mulut itu crunchy. Seperti makan irisan jahe, cuma nggak se-strong jahe, rasa dan aromanya," papar Yuliana.
Ronang pun memaparkan, bunga kecombrang memang memiliki aroma yang khas. Bagi yang baru pertama kali mencoba, akan terasa sedikit asing di lidah.
"Pertama coba biasanya akan merasa aneh. Tapi ajaibnya, menu ini juga bikin ketagihan, di sini, ini menjadi salah satu menu best seller kami," ungkap Ronang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/nasi-goreng-kecombrang-ibis-hotel.jpg)