Kemarau Panjang di Tuban Sebabkan 8 Kecamatan Kekeringan

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, tercatat 20 Desa di delapan Kecamatan dilanda kekeringan.

Kemarau Panjang di Tuban Sebabkan 8 Kecamatan Kekeringan
surya/m sudarsono
Lahan sawah di Bojonegoro terdampak kekeringan tepatnya di Desa Sumberjo Kidul, Kecamatan Sukosewu, Jumat (2/8/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Sejumlah daerah di Kabupaten dilanda kekeringan.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, tercatat 20 Desa di delapan Kecamatan dilanda kekeringan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tuban, Gaguk Hariyanto mengatakan, pada musim kemarau gelombang tiga ini ada 20 Desa yang mengalami kekeringan.

Di antaranya Desa Genaharjo dan Desa Jadi, Kecamatan Semanding.

Lalu ada Desa Grabagan, Ngandong, Waleran, dan Gesikan, Kecamatan Grabagan.

Kemudian Desa Dagangan, Pacing, Sembung, dan Sidokumpul, Kecamatan Parengan.

Berikutnya Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel. Desa Gaji, Kecamatan Kerek.

Ada Desa Jatisari, Sendang, Medalem, dan Sidoharjo, Kecamatan Senori. Ada lagi Desa Nguluhan dan Tanggulangin, Kecamatan Montong. Terakhir Desa Jombok dan Desa Bader, Kecamatan Jatirogo.

"Yang dilanda kekeringan ada 20 Desa di Delapan Kecamatan, yang baru-baru ini ada Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Sidokumpul, Kecamatan Parengan, dan dua desa di Kecamatan Jatirogo," Ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).

Dia melanjutkan, untuk mengatasi kekeringan tersebut BPBD terus melakukan dropping bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan air bagi warga.

Setidaknya dua unit armada tangki air bersih telah dikerahkan setiap harinya di wilayah terdampak kekeringan, dari tiga unit armada yang dimiliki BPBD.

Dengan bertambahnya jumlah desa yang mengalami kekeringan tersebut, maka pihak BPBD berencana memaksimalkan seluruh armada yang dimiliki untuk dropping air.

"Bertambahnya wilayah terdampak kekeringan membuat kita harus memaksimalkan armada yang kita miliki, jika masih kurang ya akan kita upayakan untuk sewa armada," Pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved