Malang Mbois

Kata Pakar Komunikasi UB Soal Tayangan Webseries di YouTube, 'Generasi Z Suka yang Simpel'

Pakar komunikasi Universitas Brawijaya (UB) menyebut maraknya konten webseries dapat berimbas terhadap kualitas tayangan televisi.

Kata Pakar Komunikasi UB Soal Tayangan Webseries di YouTube, 'Generasi Z Suka yang Simpel'
TribunJatim/Aminatus Sofya
Pakar komunikasi Universitas Brawijaya (UB) Yuyun Agus Riani 

SURYA.co.id | MALANG - Pakar komunikasi Universitas Brawijaya (UB), Yuyun Agus Riani, menyebut maraknya konten webseries atau serial web di dunia maya, atau dalam hal ini kanal YouTube, dapat berimbas terhadap kualitas tayangan televisi.

"Kalau webseries ini kan tidak perlu kerja tayang atau stripping. Nah, karena bersaing, akhirnya
sinetron di televisi juga banyak memangkas adegan. Dua episode dijadikan satu dengan banyak
memutar adegan yang diulang-ulang," ujar Yuyun, Minggu (1/9/2019).

Menurut Yuyun, perkembangan dunia digital menyebabkan masyarakat tertarik menciptakan dan
menikmati tayangan webseries terutama dalam kanal youtube. Perubahan pola ini tidak lepas dari
kecenderungan generasi milenial dan Z menyukai hal simpel.

Potret Dea Ayu, Pemeran Tokoh Ayu di Sitkom Laskar Ngawor, Grogi saat Syuting

"Ini persoalan kebutuhan sebenarnya. Generasi milenial akhir dan generasi Z itu kan tidak suka hal-hal
yang ribet, mereka lebih suka hal instan dan sederhana," sambungnya.

Yuyun menampik bahwa penikmat webseries adalah orang yang memiliki kesibukan tinggi sehingga
tidak mempunyai waktu.

Justru, ungkapnya, penonton webseries adalah orang dengan kelonggaran waktu yang cukup banyak.

"Nonton webseries ini kan tidak bisa selagi mobile atau beraktivitas yaa. Harus dalam keadaan santai, tidak buru-buru. Problemnya memang pada kebutuhan itu tadi, bukan karena kesibukan atau tidak," paparnya.

Kendati demikian, Yuyun menyebut dampak negatif yang bisa timbul dari kesenangan menonton webseries adalah menjadikan seseorang soliter atau suka menyendiri.

"Orang kalau menonton webseries ini kan kecenderungannya pakai handphone. Di dalam kamar,
sendirian, sangat jarang komunal. Makanya kecenderungan dapat menjadikan orang itu soliter," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved