Berita Lumajang

Giliaran Lumajang Disingahi Roadshow Bus KPK 2019

Roadshow Bus KPK 2019 tersebut du hari berada di Kabupaten Lumajang, yakni Selasa (3/9/2019) dan Rabu (4/9/2019).

Giliaran Lumajang Disingahi Roadshow Bus KPK 2019
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Ketua KPK, Agus Rahardjo (kiri) dan Bupati Lumajang di pembukaan roadshow bus KPK di Lumajang. 

Surya.co.id | LUMAJANG - Giliran Kabupaten Lumajang disingahi Tim dan bus KPK 'Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi' 

Roadshow Bus KPK 2019 tersebut  du hari berada di Kabupaten Lumajang, yakni Selasa (3/9/2019) dan Rabu (4/9/2019).

Lumajang menjadi daerah ke-20 yang didatangi oleh bus dan tim KPK dalam rangka pendidikan antikorupsi tersebut.

Sebelum dari Lumajang, bus dan tim melakukan kegiatan di Kabupaten Jember. Jika di Jember, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang memimpin tim, kali ini Ketua KPK Agus Rahardjo yang memimpin roadshow di Lumajang.

Ketua Tim Roadshow Bus KPK 2019 Ramah Handoko mengatakan, seperti di daerah lain, kedatangan mereka di Kabupaten Lumajang dalam rangka melakukan sosialisasi dan edukasi guna mencegah berkembangnya perilaku koruptif.

Sasaran sosialisasi tersebut adalah generasi muda, mulai dari usia Taman Kanak - Kanak sampai usia SMA, bahkan mahasiswa di perguruan tinggi. "Bus itu ditrancang khusus untuk memberikan pendidikan sosialisasi bagi anak TK sampai SMA dan perguruan tinggi," ujarnya, Selasa (3/9/2019).

Kegiatan di Lumajang juga memberikan sosialisasi tentang gratifikasi, pengisian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada ASN di Pemkab Lumajang dan anggota DPRD Lumajang.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo membuka kegiatan roadshow bus KPK di Lumajang pada Selasa (3/9/2019). Seperti di beberapa kota lain, pimpinan KPK memberikan sosialisasi edukasi antikorupsi, juga mengajak semua pihak memerangi tindakan korupsi.

Agus menjelaskan tentang aneka bentuk kejahatan korupsi yang terjadi di Indonesia. Menurutnya, tindakan korupsi terjadi di beberapa sektor, seperti saat pengadaan barang dan jasa.

Agus menyebut kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pengadaan barang menduduki kasus terbanyak kedua setelah OTT dalam tindak perkara korupsi dalam bentuk penyuapan.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved