BNI Sambut Harpelnas Dengan Mengajak Milenial Ngobrol Financial Planning dan Green Lifestyle

BNI Sambut Harpelnas Dengan Mengajak Milenial Ngobrol Financial Planning dan Green Lifestyle

BNI Sambut Harpelnas Dengan Mengajak Milenial Ngobrol Financial Planning dan Green Lifestyle
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Vice President Head of Network & Service PT BNI (Persero) Tbk Kantor Wilayah Surabaya, Anak Agung Gede Putra saat menjadi pembicara pada acara Nongki (Nongkrong Interaktif) Bareng Millenials di Kafe Senewen, Menanggal, Selasa (3/9). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peringatan Hari Pelanggan Nasional (Hapelnas) yang jatuh pada 4 September, dirayakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) atau Bank BNI Kanwil Surabaya dengan berbagai kegiatan.

Setelah kick off bulan layanan BNI pada pertengahan Agustus lalu, juga kegiatan dengan menggandeng komunitas, giliran para milenial diajak ngobrol interaktif tentang Financial Planning dan green lifestyle.

Tak tanggung-tanggung, kegiatan digelar secara serentak di tiga titik. Yaitu di cafe Senewen Time, Menanggal, dengan mengundang perwakilan mahasiswa dari tiga Perguruan Tinggi (PT) Kota Surabaya. Kemudian di kantin kampus Universitas 17 Agustus 1945, Semolowaru dan SMK Barunawati, Perak.

Secara nasional, kegiatan serupa juga digelar dengan sejumlah pegawai BNI yang tergabung dalam kelompok millennial leader BNI, dengan tajuk yang sama, yaitu “Nongkrong Interaktif (Nongki) Bareng Millennials”.

Head of Network and Services BNI Wilayah Surabaya Anak Agung Gede Putra, saat ditemui di Cafe Senewen Time, mengatakan kegiatan ini sebagai momentum spesial di Hari Pelanggan Nasional untuk memposisikan BNI sebagai bank yang selalu hadir dalam hidup nasabah.

"Kami berkeinginan untuk terus melayani serta memberikan pengalaman menarik dan berkesan bagi nasabah khususnya para millennial generasi penerus bangsa," kata Anak Agung mengawali kegiatan, didampingi Pgs Pemimpin Cabang BNI Graha Pangeran, Gunawan Wibisono, Selasa (3/9/2019).

Diakui Anak Agung, jumlah nasabah BNI di wilayah Surabaya yang memiliki usia Milenial, tercatat sekitar 60 persen. Mereka memiliki Dana Pihak Ketiga (DPK) yang rata-rata sedang. Tapi karena jumlahnya cukup banyak dan cukup potensial untuk berkembang menjadi nasabah besar yang produktif.

"Kami memiliki produk yang bisa dimanfaatkan oleh para Milenial ini. Diantaranya tabungan Taplus Muda, yang dan bila dimaintanance lebih lanjut, dengan potensi yang dimiliki, kedepannya bisa naik menjadi tabungan Taplus bisnis sesuai dengan posisi mereka saat itu," jelas Anak Agung.

Namun dalam nongki tersebut, Anak Agung lebih banyak memberikan advice kepada para generasi millennial untuk lebih prepare dan produktif dalam mempersiapkan kebutuhannya dimasa yang akan datang.

“Penting bagi millennial memiliki tabungan dan investasi. Punya tabungan dan investasi akan menjamin kehidupan finansial kita di setiap tahap kehidupan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved