Advertorial

Agar Masyarakat Sadar Pentingnya Dokumen Kependudukan, Dispendukcapil Sosialisasi ProSA ke warga

Belum semua masyarakat di Surabaya ini memiliki kesadaran terhadap pentingnya administrasi kependudukan (Adminduk)

Agar Masyarakat Sadar Pentingnya Dokumen Kependudukan, Dispendukcapil Sosialisasi ProSA ke warga
Istimewa
Agar masyarakat sadar pentingnya dokumen kependudukan dan pencatatan sipil, Dispendukcapil Kota Surabaya sosialisasi ProSA. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Belum semua masyarakat di Surabaya ini memiliki kesadaran terhadap pentingnya administrasi kependudukan (Adminduk).

Padahal, urusan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil ini pasti dilakukan oleh semua warga dimulai dari kelahiran hingga meninggal, urusan perkawinan dan perceraian hingga kepindahan tempat tinggal.

Untuk itu Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas kependudukan dan pencatatan sipil mencanangkan program sadar adminduk (ProSA) agar masyarakat melek administrasi kependudukan.

Untuk melaksanakan program tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya turun ke bawah melakukan sosialisasi kependudukan di wilayah kelurahan se-Surabaya, seperti contohnya di kantor Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, Selasa (13/8/2019). Acara ini dihadiri oleh pihak kecamatan Gayungan, Lurah Ketintang dan perwakilan RT/RW di wilayah Ketintang.

Kasi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kota Surabaya, Antonius Rachmat Witarto yang menjadi narasumber sosialiasi kependudukan, menyampaikan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap dokumen administrasi kependudukan memang masih kurang.

"Terkadang warga menyepelekan urusan Adminduk ini. Ada yang ditunda-tunda mengurusnya atau mengurus bila sudah mepet waktunya. Karenanya, mohon diingatkan bila ada tetangga yang belum pernah rekam e-KTP atau KTP-nya masih model lama atau belum memiliki akta kelahiran, agar segera diurus," terang Antonius.

Tidak ada alasan bagi masyarakat Surabaya untuk menunda-nunda apalagi malas mengurus dokumen administrasi kependudukan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah memfasilitasi dengan memberikan kemudahan bagi warga yang mengurus Adminduk. Di antaranya melalui pelayanan 'Jemput Pelayanan Online' yang dikenal sebagai JEMPOL di kelurahan.  

Dengan program JEMPOL ini, layanan Paket Hemat (Pahe) yang sudah digagas sejak 2017 diharapkan makin mantab dalam pelayanannya. Di samping hemat waktu dan tenaga karena pengurusan Akte Kelahiran + Kartu Keluarga dan Akte Kematian + Kartu Keluarga cukup dengan satu kali pengurusan online, output-nya yang sudah berupa Akte Kelahiran + Kartu Keluarga atau Akte Kematian + Kartu Keluarga.

"Apalagi, pelayanan kami gratis. Kecuali untuk keterlambatan pelaporan kelahiran seperti yang sudah diatur oleh Perda, itu ada dendanya. Uang denda yang ditransfer juga tidak masuk ke petugas, melainkan ke kas daerah," sambung Antonius.

Untuk mendukung kemudahan bagi warga, Dispendukcapil Kota Surabaya juga memiliki kontak layanan melalui website resmi dispendukcapil.surabaya.go.id yang bisa digunakan warga.

"Kami wajib melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Karenanya, bila kurang puas dengan pelayanan kami atau ada pengalaman tidak baik, bisa melapor ke kami. Tentunya disertai dengan bukti pendukung. Kami sangat terbuka bila dikritik dengan konstruktif agar pelayanan kami semakin baik," jelas Antonius.

Dimas, perwakilan dari RT 01 RW 01 Ketintang menyampaikan, selama ini memang masih ada masyarakat yang belum sadar perihal pentingnya Administrasi Kependudukan.

"Masih ada warga yang pasif dan hanya merasa perlu mengurus dokumen Adminduk bila butuh," ujarnya.

Karenanya, Dimas menyebut sangat perlu dilakukan pendekatan secara intensif kepada masyarakat. Salah satunya melalui sosialisasi kependudukan yang digelar di kelurahan sehingga masyarakat bisa mendapatkan wawasan bahkan bisa bertanya langsung kepada pejabat Dispendukcapil perihal permasalahan yang dihadapi di lingkungannya. (*)

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved