Single Focus

Fashion Educationist Aryani Widagdo Kampanyekan Zero Waste Fashion untuk Kurangi Sampah Tekstil

Aryani Widagdo, fashion educationist sekaligus founder of Arva School of Fashion dan director Aryani Creativity Nest memperlihatkan busananya.

SURYA.co.id | SURABAYA -  Sebanyak 400 miliar meter persegi kain diproduksi dunia per tahun. Dari total tersebut, presentase kain yang dibuang karena proses pemotongan mencapai lima belas persen, itu berarti 60 miliar meter persegi.

Fenomena ini, menggugah Aryani Widagdo, fashion educationist sekaligus founder of Arva School of Fashion dan director Aryani Creativity Nest, turut serta mengurangi limbah kain.

Zero waste fashion. Inilah kampanye yang tengah ia gaungkan.

"Zero waste fashion dapat dijelaskan sebagai busana yang dalam proses produksinya menghasilkan sedikit sampah bahkan nol sampah tekstil. Dapat dianggap sebagai bagian dari sustainable fashion movement yang lebih besar," kata Aryani, Sabtu (31/8/2019).

Potongan pola dalam busana zero waste, lanjutnya, didesain pas satu sama lain sehingga tidak ada kain tersisih dalam proses cutting.

"Potongan-potongan pola ditata saling mengunci dan menghapus ruang kosong di antara potongan pola," Aryani mengungkapkan.

Hal ini membuat busana tak menyisihkan kain sisa dalam pembuatannya.

Aryani mengatakan, mulai mengkampanyekan zero waste fashion sejak empat tahun silam.

Sejak tiga tahun belakang, ia aktif memberi pelatihan kepada para guru dan dosen tata busana mengenai pembuatan busana nol sampah ini.

Hal ini tak lepas dari sosoknya yang memahami pentingnya mengambil bagian untuk menanggulangi sampah, yang sebagian besar di antaranya yaitu sampah tekstil.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved