Single Focus

Ermien Setiawati Sulap Kertas Semen Jadi Barang Bernilai Tinggi, Awalnya Manfaatkan Daun Jati Kering

Di tangan Ermien Setiawati kertas semen disulap menjadi aneka produk fashion, mulai dari dompet sampai tas.

Ermien Setiawati Sulap Kertas Semen Jadi Barang Bernilai Tinggi, Awalnya Manfaatkan Daun Jati Kering
surya.co.id/habibur rohman
Ermien Setyawati menunjukkan tas, payung, dompet dan kerajinan lain berbahan keras semen dengan teknik pewarnaan alami daun kukus di tempat produksi ESM Collection Semolowaru Elok Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kertas semen masih dianggap limbah oleh kebanyakan masyarakat, namun tidak dengan Ermien Setiawati, owner kreasi kertas semen ESM Collection.

Di tangan nenek yang memasuki usia kepala enam itu, kertas semen yang disulap menjadi aneka produk fashion, mulai dari dompet sampai tas.

"Saya mulai mengolah kertas semen sejak 2011. Waktu itu ada pelatihan mengolah kertas semen dari Dinas Koperasi Jawa Timur. Saya penasaran, akhirnya ikut," ungkap Ermien ditemui di kediamannya, Jalan Semolowaru Elok Surabaya.

Pada mulanya, ia menggunakan teknik jumputan untuk memberikan motif pada produk.

Tak berpuas diri, Ermien terus berinovasi. Kemudian pada 2018, ia mencoba mengaplikasikan teknik ecoprint pada produknya.

"Saat itu saya penasaran apakah bisa ecoprint diaplikasikan pada kertas semen. Saya penasaran dan coba-coba. Ketika tahu hasilnya,  ternyata bagus. Waktu itu saya juga berkonsultasi sama rekan saya yang seorang pakar ecoprint," ungkap Ermien.

Kemudian, lanjutnya, pada 2019, ia berkreasi menggunakan teknik shibori.

"Saya senang yang menantang diri dan menghasilkan karya yang unik. Selain itu juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa limbah ternyata dapat dimanfaatkan," Ermien mengatakan.

Limbah, lanjutnya, tidak sekadar menjadi limba apabila masyarakat mampu mengolahnya, apalagi jika menjadi produk yang memiliki nilai jual.

"Limbah bisa dimanfaatkan, jangan dibuang saja," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved