Berita Sidoarjo

Ditangkap Polisi, Bandar Narkoba di Sidoarjo Ini Bawa Senpi Rakitan, Alasannya untuk Jaga Diri

Polisi juga menyita sebuah senjata api (senpi) rakitan plus 16 butir amunisi kaliber 22mm.

Ditangkap Polisi, Bandar Narkoba di Sidoarjo Ini Bawa Senpi Rakitan, Alasannya untuk Jaga Diri
surya.co.id/m taufik
Polisi membeber para tersangka dan barang bukti kasus narkoba yang terungkap selama satu bulan terakhir, Senin (2/9/2019). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Johans Arifin alias Paimin, bandar narkoba yang biasa beroperasi di Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Trawas dan beberapa wilayah lain di Jawa Timur berhasil diringkus petugas Sat Reskoba Polresta Sidoarjo.

Dari pria 41 tahun asal Pacet, Mojokerto itu petugas mengamankan ganja kering sebanyak 12,7 kilogram.

Selain itu, polisi juga menyita sebuah senjata api (senpi) rakitan plus 16 butir amunisi kaliber 22mm.

Kepada polisi, Paimin mengaku senpi rakitan itu selalu dibawa kemana-mana dengan dalih untuk berjaga-jaga.

Karena statusnya sebagai bandar narkoba dia merasa kurang aman, sehingga perlu mempersenjatai diri.

"Senjata itu diberi bosnya, yakni jaringan atau bandar besar yang selama ini menyuplai narkoba kepada dia," ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Senin (2/9/2019).

Termasuk ganja yang disita dari tangan tersangka, diakui juga berasal dari bandar besarnya.

Pengiriman dengan cara diranjau ke tempat tertentu, kemudian Paimin mengambilnya.

Selama ini, Paimin biasa jualan narkoba di Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, dan beberapa tempat lain.

"Petugas masih berupaya mengembangkan perkara ini, termasuk mencari jaringan di atasnya dan jaringan lain yang terkait," urai Zain.

Halaman
1234
Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved