Breaking News:

Berita Pasuruan

Datangi Kejari Kabupaten Pasuruan, Sejumlah Aktivis Desak Penuntasan Dugaan Kasus Korupsi Dispora

Sejumlah pegiat antikorupsi mendatangi kantor Kejari Kabupaten Pasuruan untuk mendesak penuntasan dugaan korupsi Dispora

surya/galih lintartika
Sejumlah pegiat antikorupsi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan, Senin (2/9/2019) sore. Mereka meminta Kejari Kabupaten Pasuruan untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Dispora. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sejumlah pegiat antikorupsi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan, Senin (2/9/2019) sore. Mereka mendesak penyidik Kejari Kabupaten Pasuruan untuk mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan yang merugikan keuangan negara Rp 918 juta.

“Kami minta ada kebijakan untuk mempercepat pengusutan kasus korupsi Dispora. Jangan sampai penanganan korupsi Dispora ini menjad preseden buruk bagi penegakan hukum yang sudah berjalan,” kata Ismail Makky, Ketua LSM Forum Masyarakat Timur (Format) Kabupaten Pasuruan.

Ismail menuturkan kedatangannya bersama para aktivis lainnya ke Kejari Kabupaten Pasuruan ini karena beredar rumor adanya intervensi atas penanganan korupsi Dispora. Bahkan meski penyidik telah menetapkan seorang tersangka, kasus tersebut tidak akan menyentuh pada para pelaku lainnya.

Direktur Pusat Studi Advokasi dan Kebijakan (Pusaka) Pasuruan, Lujeng Sudarto, menambahkan tindak pidana korupsi tidak hanya berdiri sendiri.

Lujeng menyebut ada aktor intelektual yang mengskenario serta mengatur aliran dana tersebut.

“Aktor kasus korupsi Dispora harus segera diungkap. Aliran dana korupsi itu juga harus dibeberkan agar masyarakat tidak luntur kepercayaannya pada proses hukum yang berjalan,” imbuh Lujeng.

Sementara itu, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra, menyatakan pihaknya tengah menyelesaikan proses pemberkasan dan melimpahkan tersangka LW.

“Dalam waktu satu minggu berkas tersangka LW segera dilimpahkan. Proses hukum akan terus berlanjut tanpa ada tebang pilih dan intervensi dari pihak lain,” tandas Denny Saputra.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved