Berita Mojokerto

Peringati Tahun Baru Islam, Warga Kecamatan Puri Mojokerto Bersih-Bersih Jalan

Aksi ini harus dilakukan secara rutin dan juga, harus disosialisasikan kepada masyarakat

Peringati Tahun Baru Islam, Warga Kecamatan Puri Mojokerto Bersih-Bersih Jalan
surya.co.id/febrianto ramadani
Koramil Puri bersama para remaja dan masyarakat menyapu sampah kering di pinggir Jalan Raya Kintelan, Minggu (1/9/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sekitar 150 masyarakat dari Karang taruna kecamatan Puri, gerakan Ansor dan Banser, pemuda Nahdlatul Ulama, komunitas Mojokerto Bangga, serta koramil Puri, membersihkan sampah sepanjang jalan raya Kintelan, Minggu pagi (1/9/2019).

Selain membersihkan sampah kering dan sampah basah, masyarakat juga memotong rumput kering dan rumput liar yang mengganggu tanaman sepanjang jalan tersebut.

Aksi bersih bersih ini bertepatan dengan tahun baru Islam satu Muharam.

Nalurita Priswiandini, Camat Puri, mengatakan, aksi bersih bersih jalan merupakan inisiasi dari Gerakan Pemuda Cinta Puri (Gempar) terhadap, kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

"Kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah sembarangan, khususnya di pinggir jalan, menjadi sebuah isu yang sangat penting karena banyaknya sampah yang ditemukan berceceran dimana-mana," ujarnya Minggu (1/8/2019).

Nalurita juga menegaskan, aksi ini harus dilakukan secara rutin dan juga, harus disosialisasikan kepada masyarakat tentang penanganan sampah yang baik dan benar.

"Tidak hanya sekedar satu Muharam, bisa saja hari Pahlawan, Sumpah Pemuda dan lain sebagainya. Nantinya setiap momen akan kami gerakkan untuk melakukan pembersihan sampah," ujarnya.

Ketua Karang Taruna kecamatan Puri dan Koordinator Gempar, Budiono menambahkan, beberapa tempat di Kecamatan Puri akan dilakukan kegiatan serupa.

"Selain di jalan raya Kintelan juga di jalan Kintelan-Brangkal, Puri Tangunan, Sawo By pass Wikarsa dan Puri. Untuk aksi pertama ini kami mulai di jalan raya Kintelan karena sampah paling banyak berada di jalan raya Kintelan," imbuhnya Minggu (1/9/2019).

Rencananya, lanjut Budiono, aksi serupa juga akan dilakukan di wilayah bantaran sungai Puri. Karena di sungai tersebut terdapat titik pembuangan sampah.

"Harapan kami supaya masyarakat lebih peduli, dan sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di daerah aliran sungai, karena bisa menyebabkan timbulnya penyakit berbahaya serta mencemari sawah dan lingkungan sekitarnya," ucapnya.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved