KPK Bakal Latih Penyuluh Antikorupsi di Jember

"nanti ada pelatihan untuk penyuluh antikorupsi dari Kabupaten Jember. Rencananya bisa dilakukan di bulan Oktober," ujar Faida.

KPK Bakal Latih Penyuluh Antikorupsi di Jember
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Masyarakat mengikuti kegiatan sosialisasi dan pendidikan antikorupsi dari KPK di tengah acara Car Free Day di Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memungkasi kunjungannya ke Kabupaten Jember melalui roadshow bus KPK 2019 Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi, Minggu (1/9/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK selama tiga hari 'ngantor' di Jember dalam rangka pendidikan antikorupsi dan sosialisasi pencegahan korupsi.

Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono berterimakasih kepada masyarakat Jember dan Pemkab Jember. Menurutnya, antusiasme warga Jember atas kegiatan KPK tiga hari terakhir bagus.

"Seperti tadi acara di Car Free Day diikuti oleh banyak warga. Hampir semua kegiatan didatangi oleh masyarakat. Memang ada beberapa agenda yang hanya diikuti oleh kelompok tertentu, seperti pelajar TK, SD, maupun SMP, juga ada kegiatan untuk anggota dewan, juga mahasiswa. Kami juga libatkan seniman, dan komunias masyarakat sipil. Dan antusiasme cukup bagus," ujar Giri usai berpamitan kepada Bupati Jember Faida di Pendapa Wahyawibhawagraha, Jember, Minggu (1/9/2019).

Melihat antusiasme warga Jember, kata Giri, menunjukkan jika masyarakat merindukan KPK. Namun dia menegaskan juga kalau KPK tidak hanya berwajah 'penindakan' seperti melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

"Jadi jauhkan dari bayangan isi lemari yang isinya menyan atau kain kafan, yang menakutkan. Inilah wajah KPK yang juga melakukan pendidikan dan pencegahan. Bus ini kan warnanya cerah, instgramable. Yang ingin kami tanamkan melalui kegiatan ini adalah bagaimana masyarakat tidak mau melakukan korupsi karena faktor dirinya sendiri, bukan karena takut atau karena tidak bisa," tegas Giri.

Dia menambahkan, saat berpamitan dengan Bupati Faida, ada beberapa hal yang bisa dilakukan ke depan antara KPK dan Pemkab Jember. Antara lain kebijakan tentang memasukkan atau mengintegrasikan pendidikan antikorupsi ke mata pelajaran sekolah dasar dan sekolah menengah atas. KPK juga bisa melakukan kampanye antikorupsi di beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Jember.

Sementara itu, Bupati Faida menegaskan Pemkab Jember siap bekerjasama dengan KPK. "Seperti nanti ada pelatihan untuk penyuluh antikorupsi dari Kabupaten Jember. Rencananya bisa dilakukan di bulan Oktober," ujar Faida.

Selain itu, nantinya tim dari KPK juga akan membekali 161 orang kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak. Kades terpilih itu tidak hanya dibekali terkait pemahaman perihal Hak Asasi Manusia (HAM). "Selain diberi pemahaman perihal HAM, juga nanti ada pendidikan dan pembekalan tentang antikorupsi," tegas Faida.

Setelah tiga hari berada di Jember. Bus KPK dan tim bergerak ke Kabupaten Lumajang. Selama dua hari pada 3 - 4 September, tim KPK menggelar aksi serupa di Kabupaten Lumajang.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved