Ibukota Akan Dipindah, Kementan Dorong Agar Kaltim Bisa Mandiri Bawang

Terkait dengan wacana pemindahan ibukota, Kementerian Pertanian memproyeksikan Kalimantan Timur sebagai daerah penghasil bawang.

Ibukota Akan Dipindah, Kementan Dorong Agar Kaltim Bisa Mandiri Bawang
ist
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto (batik), saat melakukan kunjungan lapang ke sentra produksi hortikultura di Kecamatan Manggar Kota Balikpapan, Sabtu (31/8/2019) kemarin, memastikan daerah Kalimantan Timur berpotensi untuk pengembangan berbagai jenis komoditas hortikultura. 

SURYA.co.id | Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura akan upayakan agar Kalimantan Timur bisa mandiri bawang.

"Kami telah petakan wilayah mana saja yang berpotensi untuk budidaya komoditas hortikultura di daerah Kalimantan Timur," kata Prihasto Setyanto, Direktur Jenderal Hortikultura. Minggu (1/9/2019)

Bahkan, lanjut Prihasto, juga sudah dihitung kebutuhan cabai, bawang dan buah-buahan untuk wilayah Kaltim, termasuk proyeksi migrasi penduduk ke ibukota baru yang diperkirakan mencapai 1,5 juta jiwa.

Menurut Prihasto, setidaknya perlu 2.600 hektare lahan untuk cabai dan 2.400 hektare untuk bawang merah terutama pada saat ibukota baru resmi beroperasi tahun 2024 nanti.

"Tentu kita harus atur sedemikian rupa agar kawasan produksi di sekitar ibu kota berproduksi secara kontinu," ujarnya

Untuk itu, dikatakannya, perlu dioptimalkan dulu lahan dan SDMnya yang ada di Kaltim.

"Hal ini dilakukan, karena bisa saja pengembangannya nanti melebar ke provinsi sekitarnya, namun harus tetap terencana dan terkendali," terangnya.

Prihasto juga menambahkan, salah satu yang menjadi kendalanya adalah tingginya biaya tenaga kerja. Mekanisasi pertanian menjadi pengungkit bergeraknya pertanian sesegera mungkin.

Lahan di sana relatif datar. maka dari itu untuk mendorong peningkatan luas tanam dan produksi perlu menggalakkan mekanisasi.

"Pelatihan-pelatihan mekanisasi pertanian untuk petani di Kaltim perlu disegerakan," imbuhnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved