Berita Mojokerto

Betro Tempo Doeloe, Perayaan Puncak HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Desa Betro Kabupaten Mojokerto

Masyarakat Desa Betro Kabupaten Mojokerto gelar perayaan puncak HUT Kemerdekaan RI ke-74 berkonsep uri-uri budaya Jawa dengan tema Betro Tempo Doeloe

Betro Tempo Doeloe, Perayaan Puncak HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Desa Betro Kabupaten Mojokerto
Febrianto Ramadani/TribunJatim.com
Masyarakat Desa Betro, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, menggelar perayaan puncak HUT Kemerdekaan RI ke-74 berkonsep uri-uri budaya Jawa dengan tema Betro Tempo Doeloe, Jumat malam (30/8/2019) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Masyarakat Desa Betro, Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, menggelar perayaan puncak HUT Kemerdekaan RI ke-74 berkonsep uri-uri budaya Jawa dengan tema Betro Tempo Doeloe, Jumat malam (30/8/2019). Pada acara yang digelar di lapangan desa setempat ini setiap RT diwajibkan menampilkan stand jualan makanan dan minuman zaman dulu.

Warga ada yang jualan nasi jagung, sayur lompong, bubur struntul, gempo dan lain lain. Tak hanya makanan jadul, para pedagang juga memakai pakaian tempoe doeloe. Suasana dalam acara tersebut bagai kembali ke masa lalu.

Selain pedagang, masyarakat yang mengikuti acara tersebut juga memakai pakaian zaman dulu, seperti kebaya untuk perempuan dan baju dalang lengkap dengan blangkon untuk laki laki, baik muda maupun tua. Tak lupa, stand yang didirikan oleh pedagang terbuat dari bambu beratapkan rumput alang-alang kering.

Stand yang ditampilkan pun menggunakan penerangan lampu minyak tanah dan obor.

Warga juga menggunakan aksesori jadul, seperti sepeda ontel dan memakai daun pisang saat menyuguhkan makanan ke pembeli.

Ketua panitia Betro Tempo Doeloe, Purnomo, mengatakan ada 18 stand memeriahkan acara Betro Tempoe Doeloe. 

“Selain menjual makanan dan minuman, juga ada mainan anak tempo dulu, seperti, egrang dan angkluk. Juga ada pertunjukan Reog Ponorogo,” ungkapnya Jumat malam (30/8/2019).

Stand yang ditampilkan warga tersebut dinilai berdasarkan penampilan warung, pakaian yang dikenakan, makanan yang dijual dan aksesoris yang dipakai.

Tak hanya itu, warga juga bisa mendapatkan doorprize berupa dua ekor kambing dan furniture berupa meja.

“Warga bisa membeli kupon dengan harga 2500 Rupiah per kupon, nantinya kupon tersebut akan diundi untuk mendapatkan doorprize. Tujuan acara ini memberikan kerukunan dan gotong royong antar warga. Sehingga kami bersyukur dengan keadaan kami yang lebih baik dibandingkan dengan masa lampau,” tuturnya.

Kepala Desa (Kades) Betro, Sutrikno, menambahkan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka perayaan puncak HUT Kemerdekaan RI ke-74 dengan konteks uri-uri budaya Jawa. 

“Karena masyarakat saat ini, dengan budaya hampir lupa dengan kejawaannya, sehingga kegiatan ini untuk mengingat sejarah,” tandas Sutrikno.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved