Telanjur Viral di WA hingga Dihujat, Kasus Video Guru Pukul Siswa SMP di Lumajang Berakhir Damai

Setelah telanjur viral di whatsapp (WA) hingga banjir hujatan, kasus video yang merekam guru tengah memukuli siswa SMP di Lumajang akhirnya selesai

Telanjur Viral di WA hingga Dihujat, Kasus Video Guru Pukul Siswa SMP di Lumajang Berakhir Damai
deccanchronicle com
Ilustrasi 

SURYA.co.id - Setelah telanjur viral di whatsapp (WA) hingga banjir hujatan netizen, kasus video yang merekam guru tengah memukuli siswa SMP di Lumajang, Jawa Timur akhirnya dapat terselesaikan

Kasus video viral guru memukuli siswa SMP di Lumajang itu akhirnya dapat diselesaikan secara damai

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Guru Aniaya Murid di Lumajang Viral, Polisi Pilih Jalur Mediasi', polisi yang menangani kasus ini enggan membawanya ke meja hijau. Polisi lebih memilih langkah mediasi.

Kapolres Lumajang AKBP Muh Arsal menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Juli 2019 di SMP Muhammadiyah Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Lumajang.

Polisi mendatangi rumah murid yang dianiaya guru.
Polisi mendatangi rumah murid yang dianiaya guru. (KOMPAS.com/ACHMAD FAISOL)

Tapi peristiwa tersebut baru-baru ini viral di media sosial dan dibagikan di grup-grup WhatsApp (WA) dan Facebook.

Para netizen pun banyak yang menyayangkan hingga menghujat tindakan yang dilakukan oknum guru tersebut kepada muridnya.

VIDEO VIRAL Maba Universitas Khairun Disuruh Minum Air Ludah & Jalan Jongkok di Selangkangan Senior

Salah satunya dari akun Aldi yang menulis: "Ini guru se enaknya mukul anak orang....hai guru kamu itu sudah di gaji oleh pemerintah..jangan se enaknya mukul anak orang."

Oknum guru yang melakukan tindakan tersebut bernama Herna Wahyu Purbowo (45), guru SMP Muhammadiyah Jatiroto.

Sedangkan korbannya berinisial MF (15), warga Desa Kaliboto Kidul Kecamatan Jatiroto.

Mendengar kejadian tersebut, Kapolres Lumajang langsung menurunkan tim untuk melakukan investigasi terhadap video yang viral di media-media sosial.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved