Berita Surabaya

Pria Pengangguran di Surabaya 4 Kali Masuk Penjara, Pinjam Motor Teman Alasan untuk Beli Bunga

Ingin hidup kaya tanpa berkeringat, Doni (59) nekat menggelapkan motor milik temannya.

Pria Pengangguran di Surabaya 4 Kali Masuk Penjara, Pinjam Motor Teman Alasan untuk Beli Bunga
Foto: istimewa
Doni (59) pelaku penggelapan motor milik teman di Mapolsek Wiyung, Jumat (30/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ingin hidup kaya tanpa berkeringat, Doni (59) nekat menggelapkan motor milik temannya. Hasil penggelapan motor tersebtu lalu digunakan untuk berfoya-foya.

Warga Sendang Dajah, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan itu ternyata sudah tiga kali meringkuk di balik jeruji besi. Pada tahun 2009, 2015 dan 2016.

Namun, hal ini tidak membuatnya kapok. Doni malah kerap pamer menggunakan motor temannya.  Kemudian dijual murah dan kabur.

Petualangannya berakhir, pria paruh baya ini harus kembali masuk penjara karena telah dipergoki korbannya bernama Febri Diantoro.

Kapolsek Wiyung, Kompol M Rasyad mengatakan, awalnya Doni bertemu dengan Febri salah satu korbannya di Jalan Lontar, Surabaya. Melihat wajah Doni, langsung saja Febri memepet tersangka dan meminta pertanggungjawaban.

Motornya Honda Vario L 5591 ZD yang sudah satu tahun dipinjam itu tak kunjung kembali. Saat itu tersangka beralasan pinjam motor untuk membeli bunga.

Doni yang tidak kunjung memberi jawaban pasti keberadaan motornya, korban langsung melayangkan bogem mentah ke wajah tersangka. Perkelahian pun tidak dapat dihindari.

Perkelahian keduanya diketahui oleh anggota unit lantas Polsek Wiyung yang berpatroli dan segera mendekati keduanya.

Polisi langsung mengamankan kedua pria itu ke pos pam Wiyung dekat PTC.

"Disitu pelaku mengaku telah menggelapkan motor temannya," ujarnya.

Langsung saja, Doni dibawa menuju Mapolsek Wiyung, Senin (26/8/2019).

Kepada petugas, Doni mengaku menggelapkan motor korban untuk foya-foya. Hanya bermodal meminjam motor, tersangka langsung kabur.

"Korbannya adalah teman dekat. Dirayu dulu setelah korbannya menyerahkan kunci, langsung pelaku bawa kabur," kata dia.

Kini, doni tidak bisa lagi melancarkan aksi tipu-tipunya. Pria pengangguran ini kembali meringkuk di balik jeruji besi.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved