Jual Ponsel Curian Lewat Facebook, Pemuda 25 Tahun Akhirnya Diciduk Polisi

pemuda 25 tahun ditangkap polisi karena mencuri ponsel. Terungkapnya kejahatan pemuda itu terjadi setelah dia menjual ponsel curiannya lewat Facebook

Jual Ponsel Curian Lewat Facebook, Pemuda 25 Tahun Akhirnya Diciduk Polisi
surabaya.tribunnews.com/willy abraham
Yunus (25) menutupi wajahnya saat konferensi pers di Mapolsek Simokerto, Kamis (29/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - M. Yunus, pemuda 25 tahun ditangkap polisi karena mencuri ponsel. Terungkapnya kejahatan pemuda itu terjadi setelah dia menjual ponsel curiannya ke grup jual-beli di Facebook

Makanya, mudah saja bagi Unit Reskrim Polsek Simokerto untuk menciduk warga Sidonipah tersebut.

Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati mengatakan, awalnya tersangka ini pesta miras bersama teman-temannya. Nah, setelah puas minum alkohol, barulah tersangka bersama temannya keliling Surabaya.

Mereka mencari sasaran. Kemudian, mereka berhenti di sebuah konter HP. Ternyata penjaganya adalah seorang perempuan.

Langsung saja pemuda pengangguran ini berpura-pura membeli HP. Dia bertanya-tanya bak seorang pembeli. Kemudian meminta agar diambilkan HP terbaru.

Saat penjaga konter sedang memberikan HP itu dan menjelaskan spesifikasinya. Tersangka kembali minta diambilkan HP merek lain. Kemudian mereka kembali ngobrol. Saat korbannya lengah, dia langsung mengambil HP milik korban. Nah, saat itu, dia membawa kabur HP tersebut bersama temannya yang menunggu di atas motor.

"Korban teriak-teriak, tersangka langsung kabur bersama temannya," ujar Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati di Mapolsek Simokerto, Kamis (28/8/2019).

Berhasil mendapat HP curian, Yunus langsung memposting HP curiannya itu di Facebook, grup jual-beli. Harapannya, postingan tersebut ditanggapi oleh pembeli. Namun, bukannya pembeli yang berkomentar melainkan polisi yang menyamar.

"Itu kami pancing dan kami berhasil mengidentifikasi satu pelaku," terangnya.

Nah, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku dirumahnya.

Dikira akan bertemu calon pembeli, ternyata Yunus malah ditangkap polisi. Dia tidak berkutik. Kepada petugas, Yunus mengaku nekat melakukan pencurian itu karena dibawah pengaruh alkohol.

"Saya mencuri pas mabuk, ini baru pertama kali saya mencuri," kata Yunus.

Sementara itu, satu temannya masih dalam pengejaran Korps Bhayangkara.

Kini, Yunus harus mengubur impiannya mendapat uang dari hasil mencuri HP itu. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan harus mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Simokerto. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved