Sambang Kampung

Kelurahan Kedurus Diproyeksikan Jadi Lokasi Wisata Sungai di Surabaya

"Kami akan menjadikan wilayah pinggir sungai ini lebih cantik. Jadi bagi warga yang rumahnya menghadap sungai, kami imbau supaya mempercantik,"

Kelurahan Kedurus Diproyeksikan Jadi Lokasi Wisata Sungai di Surabaya
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Plt. Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Eri Cahyadi, ingin sungai di belakang Gunung Sari Indah dimanfaatkan sebagai lokasi wisata air. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lokasi pemukiman warga Gunung Sari Indah RT 12 RW 08, Kedurus, Wiyung, Surabaya, menurut Siti Nurul Ida Susanti, Fasilitator Lingkungan Kelurahan Kedurus, membawa keuntungan untuk warga. 

Pasalnya, rumah warga berhadapan langsung dengan sungai yang cukup besar dan bersih.

"Kami sudah terpikir akan menjadikan wilayah pinggir sungai ini menjadi lebih cantik. Jadi bagi para warga yang rumahnya menghadap sungai, kami imbau supaya mempercantik pinggir sungai yang tepat di seberang rumahnya," jelas Siti.

Selain dipercantik, warga juga berencana membangun jogging track dan memperbanyak tanaman buah di area pinggir sungai.

Plt. Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Eri Cahyadi berharap sungai tersebut bisa dijadikan lokasi wisata air yang cocok untuk anak muda.

Menurutnya, suasana kampung yang asri sangat pas bila dipromosikan pada anak muda.

Apalagi bila wilayah pinggir sungai dibangun kafe-kafe.

Bila wisata air menggunakan perahu, rutenya bisa dibuat mengitari sebuah delta yang terletak di tengah-tengah sungai.

"Kami berharap warga tidak hanya jadi penonton, karena nantinya ketika investasi masuk ke Surabaya, warga dapat menjadi salah satu bagian dari investasi tersebut. Ketika menjadi tempat wisata, warga sekitar bisa lebih memberdayakan lagi. Contohnya dengan mengeluarkan produk makanan maupun hidroponik, lalu dapat ditambah tempat cangkruk-nya," papar Eri.

Ia pun berharap, melalui kompetisi kampung yang digelar oleh Pemerintah Kota Surabaya, kampung tak hanya sekadar cantik, tetapi bisa dijadikan destinasi wisata.

"Kami berharap kampung-kampung bisa menjadi tempat wisata. Memang akhirnya harus menata kembali, dan ini harus dilakukan oleh pemerintah dengan warga, karena warga yang bisa menggerakkan kampung," tutupnya. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved