Berita Jombang

Seragam Gratis Senilai Rp 30 M untuk Siswa di Jombang mulai Dibagikan, Ini Harapan Bupati Mundjidah

Bupati Jombang Munjidah mengamati contoh kain seragam Pramuka sebelum dibagikan kepada para siswa di Kabupaten Jombang.

Penulis: Sutono | Editor: Parmin
surya.co.id/sutono
Bupati Munjidah mengamati contoh kain seragam Pramuka sebelum dibagikan kepada para siswa di Kabupaten Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Seragam sekolah gratis untuk siswa baru di Jombang, Jawa Timur, mulai dibagikan.

Kain seragam sekolah ini diberikan kepada sekitar 47 ribu siswa di seluruh Kabupaten Jombang baik dari SD/MI maupun SMP/MTs negeri maupun swasta, Selasa (27/8/2019).

Seluruh siswa akan mendapat jatah seragam mulai dari seragam nasional, pramuka, maupun seragam olahraga.

Hanya saja, tahap pertama baru seragam pramuka yang diterimakan.

Sedangkan sisanya, akan didistribusikan maksimal pada Akhir September mendatang.

Pembagian kain seragam tersebut diserahkan secara simbolis Bupati Jombang Mundjidah Wahab di gedung Tennis Indoor Jalan Kusuma Bangsa Jombang kepada masing-masing guru atau Kepala Sekolah.

Kain seragam pramuka ini akan dibagikan secara bertahap hingga Kamis, 29 Agustus.

Bupati berharap, seragam gratis ini akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Jombang.

"Sesua janji saya dan Pak Wabup, kami akan bagikan berikan gratis untuk siswa mulai dari SD sederajat hingga SMP sederajat baik negeri maupun swasta. Harapan kami ini bisa meringankan beban para wali murid," ujar Bupati Mundjidah.

Program kain seragam gratis di Jombang tersebut baru dilaksanakan tahun ini.

Pengadaan kain seragam sekolah ini menggunakan anggaran APBD Kabupaten Jombang 2019 senilai Rp 30 miliar.

Sebelum dibagikan, kain seragam dilakukan uji laboratorium dari Balai Tekstil Bandung. Ini untuk memastikan kualitas dari kain tersebut sesuai spesifikasi teknis yang ditentukan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Budi Nugroho menjelaskan, setiap siswa mendapatkan jatah satu stel seragam nasional, satu stel seragam pramuka, dan satu stel seragam olahraga.

Dia merinci, jumlah sekolah tercatat 129 SMP, 126 MTs, 540 SD, dan 232 MI, baik negeri maupun swasta.

"Kita bagikan dulu ini tingkat SMP dan MTs, besok baru SD dan MI sampai Kamis," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved