Razia Petugas Gabungan di Sidoarjo Dapat Pelajar Bolos Sekolah dan Ratusan Botol Miras

Petugas gabungan menggelar razia di sejumlah tempat di Sidoarjo. Hasilnya, sejumlah pelajar bolos dan ratusan botol miras turut diamankan.

Razia Petugas Gabungan di Sidoarjo Dapat Pelajar Bolos Sekolah dan Ratusan Botol Miras
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Petugas gabungan saat menggelar razia di sebuah toko miras di Tanggulangin Sidoarjo, Selasa (27/8/2019) 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Petugas gabungan Satpol PP bersama TNI dan polisi kembali menggelar razia Pekat (penyakit masyarakat), Selasa (27/8/2019).

Dalam razia kali ini, yang menjadi sasaran petugas gabungan warung, tempat nongkrong, kafe, rental PS, serta warnet di kawasan Tanggulangin, Sidoarjo.

Hasilnya, petugas berhasil menjaring sembilan pelajar yang sedang bolos sekolah.

Mereka juga menyita ratusan botol minuman keras (miras) dari beberapa lokasi di Tanggulangin.

"Dalam razia kali ini, sasaran utama petugas gabungan adalah pelajar bolos sekolah dan peredaran minuman keras tanpa izin," ungkap Yani Setyawan, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Sidoarjo.

Sebanyak sembilan orang pelajar yang sedang bolos sekolah tertangkap petugas ketika sedang asyik nongkrong di sebuah warung kopi di Desa Ngaban.

Mereka langsung diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan serta pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Petugas juga mendatangi warnet dan rental PS di kawasan perumahan Permata Tanggulangin, kemudian di warung-warung dan kafe yang berada dj Pasar Wisata Tanggulangin.

"Pemilik usaha juga diperingatkan serta dibina, dalam rangka mencegah anak atau siswa bolos sekolah," sambung Yani.

Dari razia itu, petugas gabungan juga menentukan ratusan botol miras berbagai jenis. Semua langsung diamankan dan bakal disidangkan Tipiring di Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Terhitung ada 179 botol miras berbagai jenis yang ditemukan di ruko no 45 di Jalan Diponegoro. Sebanyak 179 botol miras diamankan. Minuman itu dilarang beredar bebas. Lantaran kandungan alkoholnya di atas 5 persen.

Ruko 45 itu memang menjadi target utama petugas. Karena selama ini kerap ditemukan penjualan miras di sana. Akhir tahun lalu misinya, petugas berhasil mengamankan 150 botol miras dari toko tersebut.

Kasatpol PP Sidoarjo Widiyantoro Basuki mengatakan, peredaran miras di kota delta memang mengkhawatirkan. Minuman haram itu juga sudah banyak diedarkan di pelosok-pelosok desa. Bukan hanya di kawasan kota saja.

"Karenanya, petugas terus menggelar razia dan penjualnya juga dikenakan Tipiring ketika ketahuan menjual miras tanpa izin," kata Kastapol PP.

Diperiksa Polisi, Susi Mengaku Tak Tahu Penyebar Foto Bendera di Selokan Asrama Mahasiswa Papua

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved