Berita Sumenep

Begini Kronologi Pencurian Modus Pecah Kaca di Sumenep, Pernah Beraksi Juga di Sampang Madura

Warga Pulau Kangean Sumenep, Syaifullah, jadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil dan kehilangan uang Rp 100 juta, begini kronologinya

Begini Kronologi Pencurian Modus Pecah Kaca di Sumenep, Pernah Beraksi Juga di Sampang Madura
tribun madura/Ali Hafidz Syahbana
Polisi memeriksa mobil Ertiga milik korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Sumenep, Madura. Dalam insiden ini, korban kehilangan uang Rp100 juta. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Warga Pulau Kangean Sumenep, Syaifullah, jadi korban pencurian dengan modus pecah kaca mobil, Senin (26/8/2019). Korban kehilangan uang Rp 100 juta seusai mengambil dari Bank Jatim Sumenep.

Ada dua pelaku pada aksi pencurian ini, yakni Ali Idrus (39) alias Sumbing bin Husein warga Jalan DI Panjiatan 24, Kelurahan Bagus Kuning, Plaju, Palembang, dan Moh Sholeh (35) warga Dusun Raas, Desa Kemuning, Traga, Bangkalan.

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menyampaikan kronologis penangkapan kedua tersangka, sekira pukul 11.00 WIB korban tiba di Toko Mufid sumenep yang ada di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota/Kabupaten Sumenep.

2 Pelaku Pencuri Modus Pecah Kaca Mobil di Sumenep Sempat Masuk ke Bank dan Buntuti Korban

"Saat itu korban memarkir mobilnya di depan toko tersebut, kemudian masuk ke toko untuk membayar bahan-bahan bangunan yang sudah di belinya," kata Widiarti, Selasa (27/8/2019).

Sebelum ditangkap dan melakukan aksinya kata Widiarti, kedua tersangka ini sedang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU warna hitam dan berhenti di belakang mobil korban yang terparkir di pinggir jalan toko mufid tersebut.

"Kemudian kedua tersangka mendekat ke mobil yang terparkir, pelaku atas nama Moh Shooeh berjaga di sekitar mobil dan memberitahu jika ada orang yang tau/memergoki tersangka Ali Idrus yang sedang melempar sebutir benda warna hitam ke kaca samping kanan depan mobil yang mengakibatkan kaca tersebut pecah," paparnya.

Saat kaca mobil milik korban itu pecah bagian depan samping kanannya, lalu mendorong pecahan kaca tersebut ke dalam untuk mengambil plastik hitam yang berisi uang Rp 100 juta milik korban yang berada di kursi depan mobil.

"Setelah berhasil mengambil uang tersebut lalu kedua tersangka melarikan diri ke arah selatan," katanya.

Dari kejadian itu kata Widiarti, Resmob Polres Sumenep menghubungi anggota Polres Pamekasan, Sampang dan Bangkalan bahwa tersangka melarikan diri ke arah selatan menuju Surabaya.

"Akhirnya anggota polisi melihat kedua ciri-ciri tersangka pencurian uang ratusan juta tersebut sekira pukul 14.30 WIB di depan Alfamart Camplong atau Kabupaten Sampang diamankan dan hasil interogasi kedua pelaku," jelasnya.

Ternyata Kata Widiarti, dua pelaku selain melakukan pencurian d Sumenep uang tunai ratusan juta, mereka juga telah melakukan pencurian pada 20 Agustus 2019 lalu.

"Ternyata sebelumnya, keduabtersangka telah melakukan pencurian uang dengan modus yang sama di depan sekolah SMP Torjun Sampang dengan kerugian Rp 52.000.000," katanya.

Ditanya akibat perbuatan keduanya pasal berapa yang akan disangkakan, Widiarti memgaku masih harus nunggu gelar perkara.

"Masih menunggu gelar perkara mas," singkatnya.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved