Pilwali Surabaya 2020

Bacawali Pengganti Risma Disebut Badko HMI Jatim Tak Ada yang Serius, Apa Maksudnya?

Bakal Calon Wali Kota ( Bacawali) pengganti Risma disebut Badko HMI Jatim tak ada yang serius, apa maksudnya?

Bacawali Pengganti Risma Disebut Badko HMI Jatim Tak Ada yang Serius, Apa Maksudnya?
istimewa
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, ingin memberi semangat kepada tim dan para pemain Persebaya yang akan berlaga di Final Leg 2 Piala Presiden 2019 Arema FC Vs Persebaya Surabaya. Wali Kota Risma minta pemain Bajul Ijo tiru jiwa pahlawan. 

Bakal Calon Wali Kota ( Bacawali)

Pengganti Risma disebut Badko HMI Jatim

Tak ada yang serius, apa maksudnya?

-----------------------------------

SURYA.co.id | SURABAYA - Gelaran Pilwali Surabaya 2020 tak lama lagi berlangsung. Namun, hingga saat ini, belum ada Bacawali yang akanikut Pilwali Surabaya 2020 serius.

Utamanya dalam menangani kasus isi mahasiswa Papua yang pekan lalu santer diberitakan.

Nama-nama yang sebelumnya bermunculan sebagai Bacawali menggantikan posisi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dinilai belum ada yang serius melakukan perubahan di Kota Pahlawan.

Hal itu diungkap oleh Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Indonesia Jawa Timur ( Badko HMI Jatim). 

Gugatan Istri Ahmad Dhani Dikabulkan, Mulan Jameela Jadi Anggota DPR RI, Petinggi Gerindra Bereaksi

"Jangankan melakukan perubahan, mereka saja apatis terhadap persoalan yang akhir-akhir ini terjadi di Surabaya, yakni masalah aliansi mahasiswa Papua (AMP)," ucap Ketua Badko HMI Jatim, Yogi Pratama, Selasa (27/8/2019).

Yogi juga melihat, sejauh ini tidak ada upaya para Bacawali yang turut andil meredam dan berpartisipasi dalam menjaga kondusifitas di Surabaya.

Aksi Perampok Modus Pecah Kaca Mobil Nasabah Bank Jatim di Madura Seusai Gondol Rp 100 Juta Berakhir

Ia pun membandingkan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap anak-anak Papua di Surabaya.

"Bahkan beliau memastikan anak-anak Papua yang di Surabaya dipastikan aman dan dilindungi oleh Pemkot. Beliau juga mendapat "gelar" Mama Papua," lanjutnya.

Selain itu, Yogi juga mengapresiasi yang sudah dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dengan memohon maaf kepada masyarakat Papua dan siap menjaga anak-anak Papua di Jatim.

"Ibu Gubernur juga terus melakukan approach yang positif. Tindakan seperti inilah yang seharusnya dilakukan oleh calon pemimpin di Surabaya berikutnya. Bagaimanapun Surabaya adalah pusatnya Jawa Timur. Jadi tindakan proaktif harus dilakukan," ujar Yogi.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved