Sambang Kampung

Alternatif ke Taman Hutan Raya Pakal, Pemkot Surabaya Akan Bebaskan Lahan Tembusan di Lokasi Ini

Pemkot Surabaya mencari akses alternatif menuju Taman Hutan Raya Pakal Surabaya yang dikeluhkan warga dan juga pengunjung.

Alternatif ke Taman Hutan Raya Pakal, Pemkot Surabaya Akan Bebaskan Lahan Tembusan di Lokasi Ini
surya.co.id/fatimatuz zahroh
Wisatawan menikmati momen berwisata di Taman Hutan Raya Pakal yang rindang dan hijau, Sabtu (25/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi mengaku sudah turun melakukan survei untuk mencari akses alternatif menuju Taman Hutan Raya Pakal Surabaya yang dikeluhkan warga dan juga pengunjung.

Pada SURYa.co.id, Senin (26/8/2019), Eri mengatakan, pihaknya sudah menemukan solusi yaitu membuat jalan membobol kawasan Pondok Benowo Indah.

"Kemarin kita sudah koordinasi dengan RW setempat. Kita sudah turun langsung ke sana dan memang jalan menyeberang lintasan KA kini jadi satu-satunya akses," kata Eri.

Karenanya pria yang juga pelaksana tugas Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau ini mengatakan akses tersebut membahayakan warga dan riskan jika ada yang lengah. Sehingga Pemkot harus memberikan alternatif jalan lain.

"Kami sudah melakukan pengecekan, ternyata ada jalan alternatif dengan bisa dilewatkan Pondok Benowo Indah. Itu kalau dibangun lurus akan ketemu Taman Hutan Raya Pakal," kata Eri.

Lahan untuk bisa membuat jalan tersebut dikatakan tokoh pemimpin muda itu sebagian adalah lahan BTKD milik Pemkot dan sebagian yang lain adalah milik warga.

Sehingga butuh ada proses pembebasan lahan baru bisa dilakukan pembangunan jalan alternatif.

"Kita sedang anggarkan di Dinas PU Bina Marga dan Pematusan supaya bisa dibangun jalan di sana. Ini baru diputuskan di bagian keuangan dan akan dikoordinasikan djnas trkait agar jika memungkinkan dianggarkan tahun ini sehingga di awal tahun depan tinggal bayar," kata Eri.

Targetnya tahun 2020 jalan alternatif tersebut sudah rampung dan masyarakat yang ingin berwisata di Taman Hutan Raya Pakal bisa tenang, aman, dan senang. Tanpa harus was-was saat menyeberang perlintasan kereta api.

Lebih dari itu, jika nanti jalan tembusan sudah kelar, maka akan ada perubahan skema tempat wisata.
Sisi yang paling dekat dengan jalan akan menjadi tempat masuk. Sehingga bisa jadi akan ada perubahan muka. Nantinya akan dilakukan penataan dan penyesuaian.

"Nanti sejalan dengan realisasi jalan itu kita juga akan buatkan tempat parkirnya. Karena selama ini parkirnya ya di sekitaran bawah rel itu. Jadi kurang luas. Nanti kita akan buatkan juga," tegas mantan Kepala Dinas Cipta Karya Pemkot Surabaya ini.

Sejauh ini berdasarkan data dari kelompok warga pengelola Taman Hutan Raya Pakal, pengunjung yang datang ke lokasi wisata itu sekutar seribu orang di hari akhir pekan. Jika hari hari biasa biasanya puluhan orang hingga ratusan.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved