Pemerkosa yang Divonis Kebiri Kimia di Mojokerto Ditahan di Sel Isolasi. Ini Alasannya

Lapas Kelas IIB Kota Mojokerto menempatkan terdakwa kekerasan seksual yang dihukum kebiri kimia ke dalam sel isolasi. Ini alasannya

Pemerkosa yang Divonis Kebiri Kimia di Mojokerto Ditahan di Sel Isolasi. Ini Alasannya
pixabay
Ilustrasi penjara 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pria pelaku kekerasan seksual di Mojokerto yang dijatuhi hukuman kebiri kimia, sementara ini ditahan di ruang isolasi di lapas Kelas II B Kota Mojokerto. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B kota Mojokerto, Tendi Kustendi, mengatakan, ini adalah upaya antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Kami memisahkan terdakwa dengan narapidana lainnya di sel isolasi dengan pengawasan dari petugas kami. Karena terdakwa merupakan kasus khusus. Dikhawatirkan ada warga binaan yang kecewa. Sehingga menimbulkan rasa emosional," ungkap Tendi, Senin (26/8/2019).

Tendi menambahkan, terdakwa ditempatkan di sel isolasi sampai menunjukkan perubahan perilaku dan tidak membahayakan bagi warga binaan lapas di sekitarnya.

"Kalau perlakuan, kami samakan dengan warga binaan yang lain. Seperti makan,mandi dan ibadah," imbuhnya.

Masih kata Tendi, terdakwa juga melakukan konseling dan pembinaan yang dilakukan oleh wali napi.

"Sampai saat ini terdakwa berkelakuan baik di lapas, terdakwa berperilaku diam.Mungkin terdakwa memikirkan perbuatannya masa lalu, tapi tetep kami awasi." ungkapnya.

Selama di ruang isolasi, terdakwa tinggal bersama 12 warga binaan. Dengan sejumlah pengawasan dari petugas lapas.

"Selama ini, terdakwa ikut ngaji, siraman rohani, juga beribadah, jadi tidak ada indikasi kelainan jiwa" ujarnya.

Tendi juga mengatakan, pihaknya belum menerima surat putusan hukuman suntik kebiri dari Kejaksaan Negeri Mojokerto.

"Pada dasarnya lapas hanya memfasilitasi pelaksanaan hukuman kebiri. Kami cuma mengikuti saja," ujarnya.

Tendi tidak menutup pihaknya bisa memindahkan terdakwa ke lapas lainnya. Mengingat fasilitas lapas kelas IIB kota Mojokerto memiliki ruang yang terbatas.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved