Berita Lamongan

Tujuan Desa di Kabupaten Lamongan Buat Program Satu Rumah Satu Wastafel

Desa di Lamongan Terapkan satu rumah satu wastafel. Hal ini merupakan kampanye hidup sehat.

Tujuan Desa di Kabupaten Lamongan Buat Program Satu Rumah Satu Wastafel
surya.co.id/hanif mashhuri
GERAKAN SATU RUMAH SATU WASTAFEL - Wastafel terpasang di depan rumah warga. Hal ini Bagian dari kampanye membiasasan diri hidup sehat dengan mencuci tangan dan kaki, terutama saat masuk maupun keluar rumah. 

SURYA.co.id lLAMONGAN - Upaya salah satu desa di Lamongan ini patut ditiru, yaitu Satu Rumah Satu Wastafel. Program ini adalah bagian dari kampanye cuci tangan pakai sabun.

Desa di Lamongan yang menerapkan program Satu Rumah Satu Wastafel ini adalah Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah.

Gerakan satu rumah satu Wastafel ini mengajak masyarakat untuk membiasasan diri hidup sehat dengan mencuci tangan dan kaki, terutama saat masuk maupun keluar rumah.

"Ini adalah tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif," kata Sumiarsih, warga Desa Mungli.

Sumiarsih menuturkan, Desa Mungli mulai membangun wastafel di depan rumah warga sejak awal 2019 lalu.

Selain rumah, kata Sumiarsih, wastafel ini juga dibangun di sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, Balai Desa yang sumber pendanaannya berasal dari Dana Desa (DD).

"Agar progam ini cepat berjalan, air yang digunakan untuk wastafel ini langsung dialirkan dari sumber air masing-masing warga yang berjumlah 240 unit," kata Sumiarsih seraya menambahkan kalau mereka menggunakan batu alam sebagai Wastafel agar lebih indah.

Sumiarsih menuturkan, dengan adanya gerakan satu rumah satu wastafel ini, ia dan warga desa lainnya bisa mengajak keluarganya untuk memulai hidup sehat dengan berlaku mencuci tangan pakai sabun.

Dengan gerakan satu rumah satu wastafel ini, kata Sumiarsih, lingkungan warga menjadi bersih, meminimalisir terjangkitnya penyakit dan memutus mata rantai penularan penyakit.

"Ini juga bisa menambah pengetahuan dan pengalaman masyarakat luas tentang pola hidup sehat," jelas Sumiarsih yang mulai mengajak anak serta suaminya untuk memulai hidup sehat dengan berperilaku mencuci tangan menggunakan sabun belum masuk rumah dengan air mengalir di wastafel yang ada di depan rumah.

Camat Kalitengah, Sujirman Sholeh mengklaim, gerakan satu rumah satu wastafel ini adalah satu-satunya gerakan pola hidup sehat di Indonesia yang dilakukan semacam ini.

"Kalau biasanya hanya kampanye saja, atau hanya satu dua kali kampanye, tapi gerakan 1 rumah 1 wastafel ini bisa terus mengajak dan terus mengingatkan pada warga agar menjalani pola hidup sehat," tandas Sujirman.

Dokter Puskesmas Kalitengah, Ridho Ustadho juga menyambut baik gerakan ini. Ridho mengatakan, mencuci tangan dengan air mengalir diaggap sangat penting dalam mencegah adanya penyakit infeksi, meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM) dan munculnya penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi.

"Gerakan semacam ini bisa mencegah timbulnya penyakit yang seharusnya sudah bisa dicegah sejak lama," pungkasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved