Berita Madiun

Polres Madiun dan Magetan Bungkam Soal Perampokan Toko Emas yang Diduga Terkait Terorisme

Polres Madiun Kota ataupun Polres Magetan, belum memberikan keterangan resmi terkait keterlibatan pelaku dalam tindak terorisme

Polres Madiun dan Magetan Bungkam Soal Perampokan Toko Emas yang Diduga Terkait Terorisme
rahadian bagus/surya
Kapolres Madiun AKBP Nasrun Pasaribu (kanan) dan Bupati Madiun Ahmad Dawami. 

SURYA.co.id | MADIUN - Polisi telah melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah senjata tajam, serta kepingan CD, dari rumah pelaku perampokan toko emas di Magetan.

Namun, Polres Madiun Kota ataupun Polres Magetan, belum memberikan keterangan resmi terkait keterlibatan pelaku dalam tindak terorisme. Ditemui di lokasi penggeledahan di rumah pelaku, Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Riffai, enggan menjelaskan terkait penggeledahan pada hari itu.

"Kan kalian sudah tahu. Yang jelas kalau dari kita (Polres Magetan), pengembangan dari 365 perampokan di sana. Kalau faktanya, pengembangan sampai ke sini, ya saya nggak memberikan lebih dalam.
Yang jelas kami membantu pihak Polres Madiun Kota, " kata Riffai, Sabtu (24/8/2019) malam.

Perampok Emas Magetan Pernah Ditahan karena Tusuk Perut Mantan Bupati Madiun

Kapolres Madiun Kota, AKBP Nasrun Pasaribu, juga enggan menjelaskan perihal penggeledahan yang oleh tim Densus 88 Anti Teror dan Gegana Polda Jatim, sore hingga malam pada hari itu.

"Itu nanti pihak Magetan, karena kan berdasarkan pengembangan dari Magetan. Magetan nanti yang akan memberikan keterangan, karena TKP-nya kan di Magetan. Kami hanya kebetulan mem-backup untuk memperjelas suatu tindak pidana tersebut," kata Nasrun.

Nasrun juga enggan menjelaskan, aoa saja barang bukti yang disita dari dua lokasi penggeldahan.

Ia mengatakan, dalam giat hari ini, pihak Polres Madiun Kota hanya memback up kegiatan penggeledahan.

"Kami tdak bisa menjelaskan kegiatan tersebut. Kami kan hanya melakukan pengamanan, hanya memback up. Saya kan berada di luar juga, tidak melqksanakn kegiatan tersebut," jelasnya.

Ia menambahkan, pada hari itu pihaknya hanya memback up penggeledahan di dua lokasi. Lokasi yang pertama di kios dan rumah di Pasar Sumur Tiban di Jalan Diponegoro, RT 22 / RW 4 Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Lokasi penggeledahan kedua di rumah Yunus di Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved