Penyewa Lahan Ruko di Hamid Rusdi Malang Ruko Menolak Digusur Yon Bek Ang 2 Kostrad

17 warga Kota Malang menolak bangunan ruko mereka di Jalan Hamid Rusdi digusur oleh Batalyon Perbekalan dan Angkutan (Yon Bek Ang) 2 Kostrad.

Penyewa Lahan Ruko di Hamid Rusdi Malang Ruko Menolak Digusur Yon Bek Ang 2 Kostrad
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Pertemuan warga pemilik ruko di lahan Batalyon Bek Ang 2 Kostrad. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Sebanyak 17 warga Kota Malang menolak bangunan ruko miliknya di Jalan Hamid Rusdi digusur oleh Batalyon Perbekalan dan Angkutan (Yon Bek Ang) 2 Kostrad.

Rencananya, lahan milik Yon Bek Ang 2 Kostrad yang disewa warga, bakal dijadikan asrama prajurit.

Salah satu pemilik ruko, Andre Susilo mengatakan ia telah menyewa lahan kepada koperasi Yon Bek Ang 2 Kostrad. Setiap tahun, ia membayar PNBP sekitar Rp 3,6 juta per tahun.

"Saya menempati ruko itu sejak 2012. Saya berjualan spare part AC," ujar Andre, Minggu (25/8/2019).

Ia menambahkan bangunan ruko yang ditempati mempunyai izin mendirikan bangunan (IMB). Jika Yon Bek Ang 2 Kostrad tidak berkenan memperpanjang sewa, maka harus ada kompensasi yang diberikan kepada dia.

"Kami kan punya IMB. Seharusnya jika tidak bersedia memperpanjang maka harus diganti dengan kompensasi atas bangunan di lahan itu," katanya.

Pemilik ruko lain, Suroso mengaku kecewa dengan keputusan Yon Bek Ang 2 Kostrad. Kata dia, Yon Bek Ang 2 Kostrad tidak seharusnya memberikan izin pendirian bangunan jika temponya pendek.

"Mestinya tidak usah memberi izin ada bangunan diatas lahan kalau temponya pendek," ujar Suroso.

Suroso menyewa lahan sejak 2006 kepada Koperasi Yon Bek Ang. Setahun kemudian, surat persetujuan dari Pangdam V Brawijaya turun dengan nomor B/706/VI/2007.

Halaman
123
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved