Berita Surabaya

Kerap Diintimidasi & Data Pribadi Disalahgunakan, 15 Warga Laporkan Aplikator Fintech ke Polda Jatim

15 orang korban pinjaman uang online (Fintech) mendatangi Polda Jatim melaporkan dugaan pencemaran nama baik

Kerap Diintimidasi & Data Pribadi Disalahgunakan, 15 Warga Laporkan Aplikator Fintech ke Polda Jatim
Luhur Pambudi/TribunJatim.com
Tony Surya saat dampingi kliennya melapor ke Ditreskrimsus Polda Jatim terkait dugaan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan aplikator fintech 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sedikitnya, 15 orang korban pinjaman uang online (Fintech) mendatangi Polda Jatim, Minggu (25/8/2019). Rencananya mereka bakal melapor terkait dugaan penyalahgunaan data pribadi klien dan pemerasan yang dilakukan oleh Aplikator Fintech.

Kuasa hukum para korban Tony Suryo menuturkan pihaknya akan melaporkan sekitar 80 aplikator penyedia pinjaman online.

"Aplikasinya bentuknya bermacam-macam, sebab satu klien saya itu menggunakan banyak sekali aplikasi," katanya pada awakmedia di depan Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, Minggu (25/8/2019).

Aplikator-aplikator itu menyalahgunakan data pribadi dari klien fintech untuk kepentingan penagihan uang pinjaman.

Cara menagih uang pinjaman yang dilakukan pihak aplikator itu pun terbilang serampangan, provokatif, dan cenderung intimidatif.

"Contohnya 'kalau anda tidak membayar lebih baik anda menjual diri atau menjual ginjal anda atau menjual anak anda', gitu," ujarnya.

"beberapa intimidasi nya itu ada yang menyebut kamu itu buronan online. Kamu itu maling dan Udah juga Kamu itu pencuri uang perusahaan," lanjutnya.

Parahnya, ungkap Tony, pihak aplikator melakukan penyebaran data pribadi kepada seluruh kontak yang ada dalam folder penyimpaan ponsel kliennya.

"Ini tidak langsung ditujukan kepada para korban namun ditujukan kepada nomor-nomor telepon yang disetorkan kepada penyelenggara pinjaman online," katanya.

Tak cuma itu, lanjut Tony, pihak aplikator dinilai serampangan dalam menarik bunga pinjaman pada klien.

Halaman
123
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved