Berita Surabaya

Hingga kini Tim SAR masih Beroperasi di Lokasi Terbakarnya KM Santika Nusantara

Badan SAR Nasional masih terus melakukan operasi KM Santika Nusantara di perairan Masalembu.

Hingga kini Tim SAR masih Beroperasi di Lokasi Terbakarnya KM Santika Nusantara
surya.co.id/willy abraham
Kepala Basarnas, Marsekal Madya (TNI) Bagus Puruhito saat konferensi pers di Terminal Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Minggu (25/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Badan SAR Nasional masih terus melakukan operasi KM Santika Nusantara di perairan Masalembu. Pencarian tidak hanya melalui jalur laut melainkan juga jalur udara.

Pencarian hari keempat ini, sebanyak lima penumpang tiba pada Minggu pagi di Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan kapal SAR Laksmana dari Perairan Masalembu.

Kemudian pukul 15.00 wib, dua penumpang kapal lainnya datang ke Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka diantar menggunakan jalur darat, setelah ditolong nelayan asal Brondong, Lamongan.

"Operasi SAR masih dijalankan. Jejak kejadian jauh dari mana-mana kalau kita menunggu bala bntuan dari pelabuhan-pelabuhan itu cukup jauh, paling dekat Banjarmasin kira-kira 8 jam. Sehingga kami berkordinasi dngan kepala KPLP dan malam itu semuanya bekerja saling kordinasi, sehingga dengan cepat ada kurang lebih 7 sampai 9 kapal yang bisa merapat dan mengevakuasi para penumpang," ujar Kepala Basarnas, Marsekal Madya (TNI) Bagus Puruhito kepada wartawan, Minggu (25/8/2019).

Disinggung mengenai apakah lokasi operasi akan diperluas. Pihaknya masih menunggu data pasti manifes.

"Evakuasi tentunya mengikuti , kita ada SOP itu akan mengikuti. Nanti kita akan kordinasi dengan potensi dan kordinasi dengan agen sebenarnya jumlah penumpang itu berapa," jelasnya.

Manifes yang diterima adalah 277 namun kenyataannya sebanyak 300 lebih penumpang telah dievakuasi.

Data manifes yang diberikan pihak kapal berubah berkali-kali, dari awalnya 111 kini 309, kemudian ditemukan dua korban lagi. Sehingga jumlah korban 311 dengan rincian tiga korban meninggal dunia.

"Kalau dari manifes 277 kami sudah mengevakuasi 309 mudah-mudahan tidak ada lagi korban namun kita masih tetap melaksanakan operasi," jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya sampai saat ini masih menunggu laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga.

"Kita sampai saat ini masih menunggu laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya. Sampai pagi ini belum ada laporan,"

"Intinya kami masih melaksanakan operasi SAR mudah-mudahan berakhir dengan baik. Korban yang meninggal juga informasi dari Jasa Raharja sudah diberikan santunan tiga orang," tutupnya.

Hingga pukul 16.30 wib, jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi sebanyak 311 penumpang, tiga orang meninggal dunia.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved