Rusia & AS Makin Memanas Setelah Keluar dari Perjanjian Nuklir, Kini Putin Perintahkan Aksi Balasan

Hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat semakin memanas setelah keduanya keluar dari perjanjian nuklir

Rusia & AS Makin Memanas Setelah Keluar dari Perjanjian Nuklir, Kini Putin Perintahkan Aksi Balasan
Kolase Reuters dan AFP/DoD/SCOTT HOWE
(Kanan) uji coba rudal jelajah jarak menengah pada pukul 14.30 waktu setempat di Pulau San Nicolas, California. 

SURYA.co.id - Hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat semakin memanas setelah keduanya keluar dari perjanjian nuklir

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'AS Uji Coba Rudal Terlarang, Putin Perintahkan "Aksi Balasan", kabar terbaru Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan jajarannya untuk memberi "aksi balasan" setelah Amerika Serikat (AS) melakukan uji coba rudal terlarang.

Putin menyatakan dia sudah menginstruksikan dilakukan analisa soal "level ancaman yang diterima negaranya sebagai dampak aksi yang dilakukan Washington".

7 Prajurit TNI Dikepung Ratusan Pemberontak Fretilin Saat Jemput Benny Moerdani, Endingnya Selamat

5 KKB Papua yang Tembaki TNI-Polri di Wamena Bukan Anggota Egianus Kogoya, ini Kata OPM & Dandim

President Rusia Vladimir Putin
President Rusia Vladimir Putin (Reuters)

Dalam pertemuan dengan para pejabatnya, Putin mengatakan tes itu membuktikan kecurigaan bahwa AS berniat menempatkan senjata terlarang di seantero Eropa.

Putin menerangkan Kremlin dengan tegas menolak penempatan Tomahawk itu Polandia dan Romania sebagai sistem pertahanan.

AS membantah mereka bakal menggunakannya secara ofensif.

"Kini fakta pelanggarannya sudah jelas. Percuma juga membantahnya. Kini pertanyaannya, bagaimana kita tahu misil itu tak akan ditempatkan di Polandia dan Romania?" tanyanya.

Dia memaparkan bahwa "tujuan utama" Amerika Serikat adalah menempatkan senjata yang dilarang tersebut di berbagai wilayah di penjuru Bumi ini.

"Namun menempatkannya di Eropa dan Asia jelas menyentuh kepentingan dasar kita karena wilayah itu berbatasan langsung dengan Rusia," kata Putin.

Foto yang dirilis Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) pada 18 Agustus 2019 menunjukkan uji coba rudal jelajah jarak menengah pada pukul 14.30 waktu setempat di Pulau San Nicolas, California.
Foto yang dirilis Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) pada 18 Agustus 2019 menunjukkan uji coba rudal jelajah jarak menengah pada pukul 14.30 waktu setempat di Pulau San Nicolas, California. (AFP/DoD/SCOTT HOWE)

Diberitakan sebelumnya, Rusia dan AS memutuskan keluar dari INF pada awal Agustus setelah beberapa bulan terakhir, kedua belah pihak saling menuduh telah melanggar kesepakatan.

Halaman
12
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved