Berita Jember

Melihat Kekayaan dan Keberagaman Jember Melalui Karnaval Budaya Pandhalungan

Gunungan jeruk itu dibentuk menyerupai atap rumah khas Jawa. Gunungan jeruk itu terdiri atas 11 kuintal jeruk.

Melihat Kekayaan dan Keberagaman Jember Melalui Karnaval Budaya Pandhalungan
surya.co.id/sri wahyunik
Gunungan Jeruk di Karnaval Budaya Pandhalungan Jember, Sabtu (24/8/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Sebuah gunungan buah jeruk terlihat mencolok di Jl Nusantara yang menjadi lokasi awal (start) Karnaval Budaya Pandhalungan, Sabtu (24/8/2019).

Gunungan jeruk itu berada di atas bak mobil terbuka.

Gunungan jeruk itu dibentuk menyerupai atap rumah khas Jawa.

Gunungan jeruk itu terdiri atas 11 kuintal jeruk.

Gunungan jeruk itu termasuk dalam defile dari Kecamatan Semboro.

Semboro merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang dikenal sebagai daerah sentra penghasil Jeruk.

Gunungan jeruk itu sumbangan dari Roysidi, warga Desa Sidomekar Kecamatan Semboro.

"Total saya bawa jeruk 14 kuintal. Untuk yang buat gunungan mencapai 11 kuintal. Gunungan ini ditata selama dua hari dua malam," ujar Rosyidi.

Tiga kuintal jeruk yang tidak ditata dibagikan kepada masyarakat di perjalanan rute karnaval.

Setiap karnaval Agustusan yang digelar oleh Pemkab Jember, seperti Karnaval Budaya Pandhalungan ini, Rosyidi selalu tergabung dalam kelompok Kecamatan Kencong.

Halaman
1234
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved