Berita Surabaya

Ingin Buat Animasi Karya Negeri Sendiri, Risma Kumpulkan Sejarawan, Programmer dan Pelukis Mural

Ide pertama Risma adalah membuat animasi berdasarkan kemampuan para sejarawan, programmer dan pelukis mural.

Ingin Buat Animasi Karya Negeri Sendiri, Risma Kumpulkan Sejarawan, Programmer dan Pelukis Mural
surya.co.id/istimewa
Risma dalam pertemuan bersama sejarawan, programmer dan pelukis mural Surabaya di Koridor Co-Working Space, Sabtu (24/8/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kehebatan sejarawan, programmer maupun pelukis mural di Surabaya tak perlu diragukan lagi.

Masing-masing memiliki karya yang patut dipuji.

Namun, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, ingin ketiganya berkolaborasi menghasilkan karya bersama, demi memaksimalkan potensi.

"Potensi itu ada. Ini karena tidak didorong saja, kalau didorong, bakal jadi industri yang luar biasa," tutur Risma dalam pertemuan bersama sejarawan, programmer dan pelukis mural Surabaya di Koridor Co-Working Space, Sabtu (24/8/2019).

Ide pertama Risma adalah membuat animasi berdasarkan kemampuan para sejarawan, programmer dan pelukis mural.

Kisah animasi ini diambil dari cerita-cerita asli Indonesia, sehingga dibutuhkan sejarawan sebagai sumber yang tepat.

Menurutnya, pasar animasi Indonesia sebenarnya sangat besar, tetapi yang dikonsumsi adalah animasi luar negeri.

"Sebenarnya potensinya besar sekali. Jumlah penduduk Indonesia kan lebih dari 200 juta, dan mungkin taruhlah 15-20 persen itu anak-anak. Kalau kita bisa buat animasi sendiri, (bagus) karena sekarang anak-anak banyak yang menonton animasi (tapi) buatan luar," jelasnya.

Ia menambahkan, pelukis mural saat ini memiliki kemampuan yang sangat baik.

Tinggal memindah medium mural ke elektronik, supaya bisa menjadi animasi yang bisa dikonsumsi masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved