Berita Tulungagung

Perilaku Laki-laki Suka Jajan Disebut Picu Angka HIV/AIDS Tinggi di Tulungagung

Jumlah penderita HIV/AIDS menurut catatan di Komisi Penanggulangan (KPA) Kabupaten Tulungagung mencapai 2.490 orang hingga 2019.

Perilaku Laki-laki Suka Jajan Disebut Picu Angka HIV/AIDS Tinggi di Tulungagung
surya.co.id/david yohanes
Sampel darah diuji dengan testpack HIV. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Jumlah penderita HIV/AIDS yang tercatat di Komisi Penanggulangan (KPA) Kabupaten Tulungagung hingga sejumlah 2.490 orang.

Jumlah itu merupakan akumulasi dari 2006 sampai 2019. Sekitar 500 orang di antaranya sudah meninggal dunia.

Pasien HIV/AIDS didominasi laki-laki, dengan prosentasi 55 persen dan perempuan 45 persen.

Dari data pasien itu, 74 persen dari Tulungagung, 9 persen dari Trenggalek, 3 persen dari Kediri, 10 persen dari Blitar dan 4 persen dari wilayah lain.

Kecamatan Kedungwaru menempati angka tertinggi dengan 183 penderita, disusul Ngunut 131 penderita, Boyolangu 120 penderita, Sumebrgempol 119 penderita dan Ngantru 116 penderita.

Sedangkan yang paling rendah adalah Kecataman Bandung dengan 27 penderita, disusul Pucanglaban dengan 30 penderita dan Tanggunung 30 penderita.

Sedangkan profesi yang paling banyak adalah karyawan swasta sebanyak 858 orang, disusul ibu rumah tangga 433 orang, wiraswasta 208 orang, pekerja seks komersial (PSK) 243 orang dan buruh migran (TKI/TKW) 112 orang.

Sedangkan profesi penderita HIV paling rendah adalah paramedis 2 orang dan TNI/Polri 8 orang.

Sebanyak 97 persen penularan HIV karena seks, 2 persen penularan ibu hamil ke bayinya dan 1 persen karena jarum suntik.0

Sekretaris 1 Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tulungagung, Ifada Nur Rohmania mengungkapkan, orientasi seksual penderita mayoritas adalah heteroseksual lebih dari 95 persen, homo seksual kurang dari 5 persen.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved