Berita Surabaya

Kursi Wabup Trenggalek Masih Kosong, Pemprov Jatim Sudah 2 Kali Surati Bupati Mas Ipin

Jabatan Wabup Trenggalek sampai saat ini masih kosong, Pemprov Jatim sudah dua kali menyurati Pemkab Trenggalek

Kursi Wabup Trenggalek Masih Kosong, Pemprov Jatim Sudah 2 Kali Surati Bupati Mas Ipin
tribun jatim/sofyan Arif Candra Sakti
Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Indah Wahyuni 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jabatan Wabup Trenggalek sampai saat ini masih kosong. Idealnya, jabatan wabup harus terisi 18 bulan sebelum masa berakhirnya jabatan kepala daerah terhitung sejak kosongnya jabatan tersebut.

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Indah Wahyuni, mengatakan Pemprov Jatim sudah dua kali menyurati Pemkab Trenggalek sejak pelantikan Bupati Trenggalek, M Nur Arifin, Selasa (28/5/2019).

Perempuan yang biasa disapa Yuyun ini menuturkan proses pengisian Wabup Trenggalek sudah berjalan. Yuyun menjelaskan saat ini tata tertib DPRD Trenggalek tentang pemilihan wabup tersebut sudah ada.

"Panitianya juga sudah ada. Tinggal Parpol pengusung mengusulkan siapa yang akan dicalonkan," kata Yuyun, Jumat (23/8/2019).

Yuyun menjelaskan, alur pengusulan calon wabup tersebut adalah ke Bupati Trenggalek, Nur Arifin lalu diteruskan kepada DPRD Trenggalek.

"Jadi Pemprov hanya menerima hasilnya saja yang akan diteruskan ke pemerintah pusat," ucap Yuyun.

Menurut Yuyun, tidak ada sanksi kepada Pemkab Trenggalek jika kursi wabup tidak diisi karena pengisian tersebut sifatnya adalah hak dari partai pengusung, bukan kewajiban.

"Kalau hak, tentu tidak ada sanksi. Tapi kami hanya berusaha mengingatkan agar diisi. Kami sudah dua kali berkirim surat (ke Pemkab Trenggalek)," lanjutnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved