KPU Surabaya Sudah Ajukan Surat Permohonan Penundaan Pelantikan Ratih Retnowati

KPU Surabaya telah mengajukan surat permohonan penundaan pelantikan Anggota DPRD Surabaya terpilih atas nama Ratih Retnowati

KPU Surabaya Sudah Ajukan Surat Permohonan Penundaan Pelantikan Ratih Retnowati
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Para calon anggota DPRD Surabaya periode 2019-2024 saat mengikuti gladi resik pelantikan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - KPU Surabaya telah mengajukan surat permohonan penundaan pelantikan Anggota DPRD Surabaya terpilih atas nama Ratih Retnowati yang kini menyandang status tersangka Kejaksaan negeri Tanjung perak.

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Surabaya, Suprayitno mengungkapkan, surat permohonan penundaan pelantikan tersebut sudah diajukan kepada Gubernur Jawa Timur pada tanggal 20 Agustus 2019.

"Tanggal 20 Agustus kita (KPU Surabaya) ke kejaksaan negeri Tanjung perak Surabaya untuk mengkonfirmasi status Ratih Retnowati. Kita memberikan surat," ucap Suprayitno, Jumat (23/8/2019).

Di tanggal yang sama, kejaksaan negeri Tanjung perak menerbitkan surat yang menerangkan status tersangka Ratih retnowati.

"Dari situ sore harinya KPU Surabaya melayangkan surat kepada Gubernur Jatim melalui walikota Surabaya perihal penundaan pelantikan," lanjut Nano, sapaan akrab Suprayitno.

Usulan penundaan pelantikan tersebut menindaklanjuti PKPU no 5 tahun 2019 pasal 33 ayat 4 yang menyebutkan bahwa jika ada calon terpilih anggota DPRD kabupaten kota yang ditetapkan sebagai tersangka dengan tindak pidana korupsi, KPU Kabupaten Kota menyampaikan usulan penundaan pelantikan yang bersangkutan disertai dokumen pendukung kepada Gubernur melalui Bupati walikota sampai dengan terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Jadi Kewenangan KPU hanya sebatas mengusulkan penundaan pelantikan. Jikalau  yang bersangkutan (Ratih) masih dilantik, itu sudah bukan ranah kami," ucapnya.

Terjerat Dugaan Korupsi Dana Jasmas, Pelantikan Satu Calon Anggota DPRD Surabaya Ditunda

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved