Berita Tulungagung

KPA Tulungagung Temukan 91 Kasus HIV Baru, 40 Ibu Hamil Dinyatakan Positif pada 2018 - Agustus 2019

KPA Tulungagung aktif melakukan penjangkauan, kepada kelompok berisiko tinggi terinfeksi HIV, temukan 91 kasus HIV baru

KPA Tulungagung Temukan 91 Kasus HIV Baru, 40 Ibu Hamil Dinyatakan Positif pada 2018 - Agustus 2019
surya.co.id/david yohanes
Sampel darah diuji dengan testpack HIV. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tulungagung aktif melakukan penjangkauan, kepada kelompok berisiko tinggi terinfeksi HIV. Hasilnya, selama tahun 2019 ini, sudah ada 91 temuan kasus HIV baru.

“Kami selalu memetakan kelompok berisiko tinggi, kemudian melakukan mobile test,” terang Kasi P2M, Dinas Kesehatan, Didik Eka, yang menjadi unsur KPA, Jumat (23/8/2019).

Selain mobile test, temuan kasus ini juga didapat dari voluntary counselling and testing (VCT) dan temuan tenaga medis. VCT adalah orang-orang yang berisiko tinggi dengan kesadaran melakukan konseling dan melakukan tes.

Perilaku Laki-laki Suka Jajan Disebut Picu Angka HIV/AIDS Tinggi di Tulungagung

Sedangkan temuan tenaga medis, biasanya karena pasien sudah mengalami infeksi oportunis.

Karena curiga ada infeksi HIV, tenaga medis melakukan tes HIV.

Selain itu ada upaya triple eliminasi penyakit terhadap ibu hamil.

Setiap ibu hamil di Tulungagung diwajibkan melakukan tes HIV, sipilis dan hepatitis B.

Kewajiban ini sudah mulai diberlakukan sejak 2017 lalu.

“Tujuan triple eliminasi ini, kalau ada ibu hamil kena sipilis biar diobati agar anaknya tidak lahir cacat atau meninggal. Kalau HIV dan hepatitis B, agar bayinya tidak tertular,” papar Didik.

Penjangkauan ibu hamil ini dilakukan lewat Posyandu di bawah binaan Puskesmas, klinik swasta dan rumah sakit swasta.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved