Diduga Salahgunakan Dana Desa, Oknum Kades Banyuarang Jombang Dilaporkan ke Kejari

kades Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Jombang, dilaporkan ke Kejari karena diduga melakukan penyalahgunaan anggaran ADD dan Dana Desa.

Diduga Salahgunakan Dana Desa, Oknum Kades Banyuarang Jombang Dilaporkan ke Kejari
surabaya.tribunnews.com/sutono
Fattah Rochim menunjukkan bukti pelaporan terhadap oknum kades Banyuarang oleh pihaknya. 

SURYA.co.id, JOMBANG - LSM Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) melaporkan Achmad Anshori Wijaya, Kades Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pasalnya, kades tersebut diduga melakukan penyalahgunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) mulai Tahun 2016 sampai dengan 2019, senilai ratusan juta rupiah.

Ketua LSM FRMJ, Joko Fattah Rochim mengatakan, laporan disampaikan ke Kejari Jombang, Senin (19/8/2019) lalu.

“Artinya, kami sudah resmi melaporkan Achmad Anshori Wijaya ini atas dugaan penyalahgunaan ADD dan DD. Nilainya ratusan juta rupiah, mulai tahun 2016 hingga 2019," kata Fattah, kepada surya.co.id, Jumat (23/8/2019).

Selain melaporkan dugaan penyimpangan anggaran ADD dan DD itu, Fattah juga mengaku melaporkan Achmad Anshori Wijaya terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Bantuan Keuangan (BK) dari Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Fattah menyebut, dugaan penyalagunaan dana ADD, DD dan BK dari Provinsi Jawa Timur itu antara lain, dalam hal pembangunan makam tokoh spiritual di desa setempat.

Kemudian pembangunan tembok penahan tanah (TPT), dan pembangunan jembatan. ”Itulah item-item persoalan yang kami tuangkan dalam pelaporan kemarin,” bebernya.

Fattah berharap, Kejaksaan Negeri Jombang bisa segera menindaklanjuti laporan tersebut.

”Semoga laporan kami bisa segera ditangani serius oleh Kejari Negeri Jombang,” harapnya.

Kasi Pidsus Kejari Jombang, M Salahuddin menuturkan, pihaknya baru mengetahui adanya laporan mengenai kasus tersebut setelah diminta konfirmasi awak media.

Salahudin mengaku belum menerima laporan. Namun dia menduga laporan masih di meja Kasi Intelijen Kejari. Namun intinya, Salahudin menjamin laporan ditindaklanjuti sesuai aturan.

”Yang pasti, laporan tersebut akan kami tindaklanjuti,” jelasnya.

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved