Berita Surabaya

Besok Pelantikan, Nasib Ratih Retnowati sebagai Anggota Baru DPRD Surabaya Belum Jelas, Ini Sebabnya

Nasib pelantikan Ratih Retnowati sebagai anggota DPRD baru Surabaya periode 2019-20124 hingga kini belum jelas.

Besok Pelantikan, Nasib Ratih Retnowati sebagai Anggota Baru DPRD Surabaya Belum Jelas, Ini Sebabnya
surya.co.id/nuraini faiq
Ratih Retnowati, periode lalu menjabat Wakil Ketua DPRD Surabaya dan kini terpilih kembali sebagai anggota DPRD periode 2019-2024. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Nasibpelantikan  Ratih Retnowati sebagai anggota DPRD baru Surabaya periode 2019-20124 hingga kini belum jelas. Padahal para anggota DPRD Surabaya terpilih hasil pemilu 2019 bakal dilantik pada Sabtu (24/8/2019).

KPU Surabaya mengajukan usulan resmi kepada Gubernur Jatim melalui wali kota Surabaya agar menunda pelantikan anggota dewan terpilih ini.

Sebab Ratih telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Perak Surabaya.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi juga telah menerima dokumen status hukum politisi Demokrat ini. Dokumen itu disertakan sebagai lampiran pengusulan penundaan pelantikan Ratih.

Namun oleh partainya, usulan penundaan pelantikan Ratih hingga saat ini belum disetujui gubernur.

"Hingga saat ini kami belum menerima SK gubernur atas penundaan pelantikan untuk rekan saya. Saya masih berkeyakinan kalau kolega saya itu tetap dilantik besok," kata Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Surabaya Herlina Harsono Njoto, Jumat (23/8/2019).

Ratih Retnowati adalah politisi Demokrat yang juga pernah terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrat.

Periode lalu, perempuan ini menjabat wakil ketua DPRD Surabaya dan kini terpilih kembali sebagai anggota DPRD periode 2019-2024. 

Namun, menjelang pelantikan, dia tersangkut hukum Program Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas).

Selain Ratih, tiga anggota DPRD Surabaya juga telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ini. Mereka diduga bermain dalam proyek pengadaan terop dan sound system di banyak kampung yang menjadi Dapil mereka.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved