Berstatus Tersangka, Ratih Retnowati Tetap Akan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Surabaya Besok

Ratih Retnowati, anggota DPRD Terpilih untuk DPRD Surabaya tetap akan dilantik besok (24/8/2019) meski kini menyandang status tersangka

Berstatus Tersangka, Ratih Retnowati Tetap Akan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Surabaya Besok
surabaya.tribunnews.com/nuraini faiq
Para calon anggota DPRD Surabaya saat mengikuti gladi resik pelantikan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

SURYA.co.di | SURABAYA - Ratih Retnowati, anggota DPRD Terpilih untuk DPRD Surabaya tetap akan dilantik besok (24/8/2019) meski kini menyandang status tersangka dalam dugaan penyelewengan dana jasmas. 

Sekretaris DPRD Kota Surabaya, Hadi Siswanto mengatakan, hal itu didasari oleh surat keputusan Gubernur Jawa Timur perihal pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Kota Surabaya.

"Kami sesuai dengan SK gubernur, 50 orang, di SK namanya (Ratih Retnowati) ada kok," katanya, Jumat (23/8/2019).

Hal itu ia tegaskan untuk menepis isu yang berkembang perihal Ratih Retnowati yang berstatus tersangka dalam kasus dana hibah Jasmas Pemkot Surabaya 2016, yang dikabarkan terancam tak dapat dilantik.

"Yang ngomong 49 itu gak bener, saya gak pernah ngomong begitu," tegasnya.

Ia melanjutkan, perihal usulan yang disampaikan KPU Kota Surabaya untuk menunda pelantikan caleg dengan dugaan tindak pidana korupsi, menurutnya sebatas usulan.

Sedangkan pihaknya tetap berpedoman pada Surat Keputusan Gubernur Jatim, perihal pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Kota Surabaya.

"usulan KPU kan jadi bahan usulan Wali Kota Kepada Gubernur untuk peresmian dan pelantikan. kami dasarnya di SK Gubernur," terangnya.

Ia memastikan, seluruh undangan kepada kepada peserta pelantikan telah tersebar, termasuk untuk Ratih sudah dikirim.

Namun, ia mengaku belum bisa memastikan hadir tidaknya dalam pelantikan esok.

"Siapapun yang 50 itu hadir semua atau tidak kami tidak tahu," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi mengatakan, pihak KPU Kota Surabaya telah mengusulkan penundaan pelantikan Ratih Retnowati.

Hal itu sesuai amanat PKPU No. 5 Tahun 2019 Pasal 33 ayat 4, yang menyebutkan, calon anggota terpilih yang ditetapkan menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi, maka KPU Kab/Kota mengusulkan penundaan ke Gubernur melalui Wali Kota disertakan dokumen lengkap.

"sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," kata Syamsi.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved