Berita Kediri

Sidang 2 Pelaku Pembunuhan & Mutilasi Guru Honorer Kediri Budi Hartanto cuma 10 Menit, Ini Sebabnya

Sidang dua terdakwa pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28) guru honorer Kediri, di PN Kabupaten Kediri hanya berlangsung 10 menit

Sidang 2 Pelaku Pembunuhan & Mutilasi Guru Honorer Kediri Budi Hartanto cuma 10 Menit, Ini Sebabnya
surya/didik mashudi
Dua terdakwa Azis Prakoso dan Aris Sugianto, pelaku pembunuhan disertai mutilasi guru honorer Budi Hartanto, saat sidang di PN Kabupaten Kediri, Kamis (22/8/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Sidang dua terdakwa Azis Prakoso dan Aris Sugianto, pelaku pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto (28) guru honorer Kediri, di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri hanya berlangsung singkat sekitar 10 menit, Kamis (22/8/2019). Sidang itu dipimpin Ketua Majelis Hakim Fahmi Hary Nugroho, dengan Kaksa Penuntut Umum (JPU) M Iskandar SH dan Yanuar SH.

Begitu sidang dimulai, Azis dan Aris diminta duduk di kursi terdakwa. Sesuai rencana, agenda sidang untuk mendengarkan pembelaan dari tim penasehat hukum kedua terdakwa.

Namun, sewaktu ketua majelis hakim mempersilakan untuk membacakan nota pembelaannya, hal itu tidak memanfaatkan penasehat hukum kedua terdakwa, Taufiq Dwi Kusuma dan rekan, untuk melakukan pembelaan.

Pelaku Berlinang Air Mata saat Peragakan Aksi Memutilasi Korban Budi Hartanto di Kediri, Menyesal?

Hakim langsung melanjutkan agenda sidang pemeriksaan saksi-saksi.

Namun, sewaktu Hakim Fahmi menanyakan saksi yang akan dihadirkan, pihak JPU menyatakan tidak siap untuk menghadirkan saksi.

Seusai sidang JPU M Iskandar kepada Surya menyatakan sesuai agenda sidang pembacaan pembelaan dari penasehat hukum terdakwa.

"Jadinya kami tidak siap menghadirkan saksi karena agendanya bukan itu," kata Iskandar.

Sementara Taufiq Dwi Kusuma ditemui usai sidang menyatakan tidak membacakan pembelaan di persidangan merupakan bagian dari strategi melakukan pembelaan kliennya.

"Memang di sidang pertama kami mengajukan eksepsi atau keberatan. Melihat situasi dan perkembangan terbaru saya mencabut pernyataan saya di sidang pertama, sehingga tidak jadi mengajukan eksepsi," tukas Taufiq.

Diungkapkan Taufiq, pembatalan untuk melakukan eksepsi sudah melalui kajian tim kuasa hukum.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved