Mengapa Jokowi Bantah Menteri ATR yang Benarkan Ibu Kota Baru Kalimantan Timur?

Tak lama setelah Menteri ATR, Sofyan Djalil membenarkan ibu kota baru akan pindah ke Kalimantan Timur, Jokowi tiba-tiba membantahya.

Mengapa Jokowi Bantah Menteri ATR yang Benarkan Ibu Kota Baru Kalimantan Timur?
instagram
Mengapa Jokowi Bantah Menteri ATR yang Benarkan Ibu Kota Baru Kalimantan Timur? 

SURYA.co.id | JAKARTA - Tak lama setelah Menteri ATR, Sofyan Djalil membenarkan ibu kota baru akan pindah ke Kalimantan Timur, Presiden Jokowi tiba-tiba membantahya.

Kepada awak media, Menteri Agraria dan Tata Ruang membenarkan ibu kota baru akan pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim). 

Kendati demikian, Sofyan tak menyebutkan detail lokasi tepatnya.

Namun, Jokowi membantah pembenaran yang disampaikan oleh Sofyan Djalil

Menurut Jokowi, pemerintah belum menentukan provinsi yang akan menjadi ibu kota baru karena masih ada kajian yang belum komplet.

"Masih tunggu satu atau dua kajian," kata Jokowi di Istana Bogor, Kamis (22/8/2019).

Presiden enggan menjelaskan lebih detil apa kajian yang belum komplet itu.

Namun, menurut dia, kajian tersebut sampai saat ini belum ia terima.

Oleh karena itu, belum ada keputusan dan pengumuman soal lokasi persis ibu kota baru.

Pemerintah baru sebatas menentukan bahwa ibu kota pengganti DKI Jakarta akan ada di Pulau Kalimantan.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved