Merajut Perdamaian di Tanah Papua

Lima Pentolan Ormas Akan Diperiksa Terkait Dugaan Perusakan Bendera di Asrama Mahasiswa papua

Polrestabes Surabaya akan meminta keterangan dari sejumlah pentolan ormas di Surabaya terkait insiden di asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Lima Pentolan Ormas Akan Diperiksa Terkait Dugaan Perusakan Bendera di Asrama Mahasiswa papua
surabaya.tribunnews.com/willy abraham
(Foto dok) Suasana di sekitar asrama mahasiswa Papua di Jl Kalasan Surabaya, Jumat (16/8/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kasus pengerusakan bendera di depan asrama mahasiswa Papua, Jalan Kalasan, memasuki babak baru. Lima pentolan ormas yang mendatangi asrama akan diperiksa.

"Lima orang akan kami panggil," ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Kamis (22/8/2019).

Pihaknya kembali menegaskan bahwa tidak ada sama sekali pengusiran terhadap Mahasiswa Papua.

Pihaknya hanya memeriksa sebanyak 43 mahasiswa yang berada di dalam asrama pada Sabtu, (17/8/2019).

Karena belum cukup bukti, maka malam itu juga dipulangkan ke asrama.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan, kelima pentolan ormas yang itu adalah Susi Rohmadi (FKPPI), Dj Arifin (Sekber Benteng NKRI), Arukat Djaswadi (Sekber Benteng NKRI), Basuki (Pemuda Pancasila), Agus Fachrudin alias Gus Din (Wali Laskar Pembela Islam Surabaya).

Kelimanya kan diperiksa pada Sabtu, (24/8/2019) di Mapolrestabes Surabaya.

“Lima orang dari perwakilan ormas kami panggil ke Polrestabes Surabaya dalam rangka sebagai saksi untuk kita dengar keterangan terkait kasus penemuan bendera yang rusak dan masuk dalam got," ujar Sudamiran.

Sebelumnya, kasus pengerusakan bendera di depan asrama mahasiswa papua terjadi pada Jumat (16/8/2019), tiang bendera merah putih ditemukan rusak dan berada di dalam selokan. Akibatnya, banyak ormas yang mendatangi asrama mahasiswa papua. Diduga pelaku pengerusakan adalah mahasiwa papua.

Keesokan harinya, seluruh mahasiwa papua yang berjumlah 43 di dalam asrama diperiksa ke Mapolrestabes Surabaya. Kurang dari 12 jam, mereka kembali dipulangkan ke asrama. 

Umat Tri Dharma Tuban Doakan Agar Konflik di Papua Segera Berakhir

Dinilai Sudutkan FPI Surabaya Soal Aksi Geruduk Asrama Mahasiswa Papua, Gus Din: Kami Difitnah

Penulis: Willy Abraham
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved