Breaking News:

Berita Surabaya

FPI Surabaya Akui Kerahkan Anggota saat Kejadian Asrama Mahasiswa Papua, Gus Din: Diundang Mbak Susi

Wali Laskar FPI Surabaya, Agus Fachrudin alias Gus Din, mengakui turut dalam aksi protes di depan Asrama Mahasiswa Papua setelah diundang Tri Susanti

tribun jatim/luhur pambudi
Tri Susanti, perwakilan salah satu ormas yang hadir saat konflik di asrama mahasiswa Papua di Surabaya. 

Menurut Gus Din, Tri Susanti dalam aksi protes itu hanya menjadi koordinator lapangan.

Ia juga mengenal sosok yang akrab dipanggil Mbak Susi itu sebagai calon legislatif (Caleg) Partai Politik (Parpol) Gerindra pada pesta demokrasi Pemilu Serentak, Rabu (17/3/2019) silam.

Ia mengaku tak tahu menahu mengenai keterkaitan antara undangan aksi yang disebar oleh Tri Susanti dengan perintah Parpol Gerindra.

"Nah kalau apakah Mbak Susi ada intruksi dari Gerindra, nah itu yang saya gak tahu," katanya.

Kendati demikian, Gus Din menerangkan tujuan dari keikutsertaan FPI Surabaya dalam aksi yang dikomandoi Tri Susanti hanya sebatas ingin meneguhkan kecintaan NKRI.

"NKRI harga mati kuncinya," tegasnya.

Menurutnya, mahasiswa Papua dinilai masih belum sepenuhnya serius meneguhkan 'NKRI Harga Mati' sebagai prinsipil hidup bangsa Indonesia.

"Ya intinya bawah aliansi mahasiswa Papua berkaca tahun tahun kemarin dia kan tidak mau bergabung dengan NKRI," katanya.

"Buktinya apa, berdasarkan aksi tahun kemarin malah mengibarkan bendera Bintang Kejora, terus ada pamflet isinya NKRI no referendum yes," lanjutnya.

Ia juga menambahkan, aksi protes pekan lalu tak ubahnya sebagai satu di antara upaya untuk mengingatkan pada para mahasiswa Papua yang tinggal di asrama tersebut, mengenai perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.

"Makanya maksud awal kami hanya mendorong aparat ini loh Asrama Mahasiswa Papua ini Jangan sampai terulang seperti tahun kemarin. Coba dikasih tahu ini mau tanggal 17 Agustus harus mengibarkan bendera, eh malah jadi panjang masalahnya," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved